Senin, 19 Agustus 2019

Perencanaan Adonan Beton

Bagaimana cara menciptakan perencanaan adonan beton? apakah hanya dicampur aduk begitu saja tanpa adanya peraturan khusus, tentu saja tidak demikian, alasannya ialah terdapat banyak sekali macam hal yang perlu dilakukan untuk mendapat adukan beton terbaik, salah satunya yaitu melaksanakan percobaan yang bertujuan untuk memilih komposisi atau unsur beton berair dengan ketentuan kekuatan tekan karakteristik dan SLUMP rencana, berikut ini citra sederhana wacana proses pembuatan adukan beton secara manual 🙂


 


PERALATAN

a. Timbangan.

b. Peralatan menciptakan adukan :



  1. Wadah menyerupai bejana atau daerah yang dipakai untuk menciptakan adukan beton.

  2. Sendok semen atau biasa disebut juga dengan cetok.

  3. Peralatan pengukur SLUMP

  4. Peralatan pengukur berat volume


 


BAHAN – BAHAN

Unsur beton :



  1. Air untuk mencampur semen dan dan agregat sehingga sanggup mengeras menjadi kerikil beton.

  2. Semen sebagai materi perekat beton

  3. Agregat halus berupa pasir atau batuan dengan butiran kecil

  4. Agregat berangasan berupa kerikil atau batuan dengan ukuran lebih besar dari agregat halus.


Setelah dilaksanakan perencanaan beton tahapan selanjutnya ialah pelaksanaan adonan beton sebagai berikut:



  1. Mempersiapkan materi adonan sesuai dengan planning berat pada wadah yang terpisah.

  2. Mempersiapkan wadah yang cukup menampung volume beton berair rencana.

  3. Memasukkan agregat berangasan dan halus dalam wadah.

  4. Mencampurkan agregat dengan memakai sekop atau alat pengaduk.

  5. Menambahkan pada agregat adonan dan mengulangi proses pencampuran sehingga diperoleh adukan kering agregat dan semen merata.

  6. Menambahkan 1/3 jumlah air total kedalam wadah, dan lakukan pencampuran hingga terlihat konsistensi adukan merata.

  7. Menambahkan kembali 1/3 jumlah air kedalam wadah dan mengulangi proses untuk mendapat konsistensi adukan.

  8. Melakukan investigasi SLUMP.

  9. Apabila nilai SLUMP sudah mencapai nilai rencana, lakukan perbuatan benda uji silender beton dan kubus. Jika belum tercapai SLUMP yang diinginkan, tambahkan sisa air dan lakukan pengadukan kembali.

  10. Menghitung berat jenis beton.

  11. Membuat empat benda uji silinder dan empat benda uji kubus sesuai petunjuk.

  12. Mencatat hal – hal yang menyimpang dari perencanaan, terutama jumlah air dan nilai SLUMP.


 



Untuk Download file ini beserta hasil hitungan percobaan dalam bentuk Microsoft word 2003 sanggup klik dibawah:


http://www.ziddu.com/d0wnl0ad/7748373/PERENCANAANCAMPURANBETON.doc.html


http://www.ziddu.com/d0wnl0ad/7748372/PELAKSANAANCAMPURAN.doc.html


Penggunaan adonan beton yang baik dan sesuai dengan kebutuhkan dibutuhkan sanggup menghemat biaya bangunan dengan tetap memperhitungkan segi kekuatan dan keindahan, untuk mengetahui kekuatan beton sanggup membaca artikel yang khusus membahas wacana cara tes berpengaruh tekan beton 🙂



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon