Jumat, 09 Agustus 2019

Misteri Gunung Dieng, Lokasi Hilangnya Sebuah Desa

Berencana untuk backpacker ke Dieng dalam waktu dekat? Anda niscaya sudah mempersiapkan banyak sekali kebutuhan yang akan dibawa selama perjalanan liburan ke Dieng, bukan? Namun, sudahkah Anda tahu bahwa ada sejumlah misteri Gunung Dieng yang menciptakan tempat pegunungan anggun ini mendapat predikat sebagai pegunungan “berbahaya”?


Rangkaian insiden menciptakan Dieng dianggap sebagai tempat yang anggun sekaligus membahayakan. Bacaterus akan mengajak Anda untuk menelusuri lebih dalam lagi seputar misteri Gunung Dieng. Konon, ada sebuah desa di Gunung Dieng yang lenyap dalam waktu semalam saja, lho!


Kawah beracun yang mematikan


Berencana untuk backpacker ke Dieng dalam waktu dekat Misteri Gunung Dieng, Lokasi Hilangnya Sebuah Desa

* sumber: anekatempatwisata.com


Misteri Gunung Dieng yang menciptakan nama dataran tinggi ini menjadi terkenal sangat lekat hubungannya dengan Tragedi Sinila di tahun 1979. Sekedar informasi, Sinila yakni satu dari delapan kawah yang ada di Gunung Dieng. Banyaknya kawah di gunung ini memang membuatnya semakin terlihat anggun dan menjadi daya tarik bagi pengunjung. Sayangnya, beberapa kawah mengeluarkan gas beracun yang mematikan.


Traged Sinila diawali dengan letusan dari kawah yang menjadikan gempa. Warga yang tinggal di sekitar Gunung Dieng tentu saja eksklusif lari berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Alih-alih selamat, warga yang tinggal di sekitar tersebut justru lemas, kehilangan kesadaran diri dan berujung pada kematian.


Sekitar 149 orang dinyatakan meninggal sesudah menghirup gas beraun CO2 yang keluar dari Kawah Timbang. Letusan dari Kawan Sinila mengakibatkan keluarga gas beracun dari Kawah Timbang bereaksi mengeluarkan gas beracun.


Berencana untuk backpacker ke Dieng dalam waktu dekat Misteri Gunung Dieng, Lokasi Hilangnya Sebuah Desa

* sumber: www.pilkita.com


Kejadian ini disaksikan eksklusif oleh Riyanto, salah satu warga desa yang turut mengalamai bencana tersebut. Kala itu, gempa terjadi setiap 15 menit sekali dan menciptakan warna panik. Menjelang subuh, Riyanto bersama warga desa lainnya bergerak menuju ke Kawah Sinila untuk meninjau eksklusif seberapa ancaman hal yang mereka timbulkan.


Namun, di tengah perjalanan Riyanto dan warga lainnya menyaksikan sendiri ratusan mayit insan tergeletak di pinggir jalan. Jenazah itu yakni mayit warga desa yang tewas sebab menghirup gas beracun ketika hendak mencari tempat yang aman.


Letusan Kawah Sileri yang memakan banyak korban jiwa


Berencana untuk backpacker ke Dieng dalam waktu dekat Misteri Gunung Dieng, Lokasi Hilangnya Sebuah Desa


Bukan hanya kawah Sinila saja yang berbahaya, tapi ternyata ada kawah yang jauh lebih berbahaya, yakni Kawah Sileri. Sejak tahun 1943, acara dari kawah ini memang sudah tampak jelas. Akan tetapi, acara Kawah Sileri yang merenggut korban jiwa gres terjadi di tahun 1944.


Letusan kawah Sileri yang begitu dahsyat itu menewaskan hingga 114 orang. Material watu yang dihasilkan oleh letusan ini sanggup mencapai 2 KM jaraknya dan melontarkan watu yang beratnya sanggup mencapai 1,5 kilogram


Letusan Kawah Sileri ini merupakan salah satu misteri Gunung Dieng yang cukup memilukan. Tragedi Sinila dan letusan Kawah Sileri yang menewaskan ratusan jiwa ini menciptakan Gunung Dieng dicap sebagai gunung yang anggun tapi sangat berbahaya.


Hilangnya sebuah desa dalam semalam


Berencana untuk backpacker ke Dieng dalam waktu dekat Misteri Gunung Dieng, Lokasi Hilangnya Sebuah Desa


Bencana seolah sangat dekat bagi gunung yang satu ini. Setelah diterror dengan keberadaan kawah yang mengeluarkan gas beracun, masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Dieng juga selalu was-was dengan terjadinya longsor. Pasalnya, di tahun 1955 bencana longsor di gunung ini melenyapkan sebuah desa yang memang berada di sekitar gunung.


Adalah Desa Legetang yang “hilang” hanya dalam waktu semalam akhir tertimbun longsor. Bencana tersebut tidak hanya menimbun desa, tapi juga 351 penduduk desa tersebut dan 19 penduduk desa tetangga. Desa Legetang jaraknya hanya 3 KM saja dari lereng Gunung Dieng.


Mengingat pada tahun 1955 masih sangat minim alat pengangkut berat, maka desa yang hilang tersebut dibiarkan saja tertimbun tanah longsor.


Peristiwa perihal hilangnya Desa Legentang ini juga sering dikaitkan dengan sebuah mitos. Konon, desa ini dulunya sangat subur sehingga sanggup menghasilkan panen yang melimpah. Namun, penduduk desa ini tidak pernah bersyukur dan terus menerus berbuat hal yang tidak baik. Akhirnya, Desa Legentang ini mendapat ganjaran akhir kemarahan alam.


Candi Pandawa Lima di Gunung Dieng


Berencana untuk backpacker ke Dieng dalam waktu dekat Misteri Gunung Dieng, Lokasi Hilangnya Sebuah Desa

* sumber: lifeofjeane.blogspot.co.id


Sudah menjadi diam-diam umum jikalau Gunung Dieng dikenal sebagai dataran tinggi yang mempunyai beberapa candi. Namun, yang masih menjadi misteri Gunung Dieng yakni keberadaan candi Pandawa Lima yang bangun kokoh di gunung ini.


Banyak desas-desus yang menyatakan bahwa candi tersebut dibentuk pada tahun 732 M. Candi itu difungsikan sebagai pemakaman mayit raja, ksatria, dan lima anggota Pandawa Lima, yakni Arjuna, Werkudara, Puntadewa, Nakula, dan Sadewa.


Tak ada yang sanggup menandakan apakah ini benar-benar candi Pandawa Lima atau tidak, tetapi candi ini memang dibentuk untuk menghormati toko-tokoh ksatria yang tergabung pada Pandawa Lima.


Angker sebab banyak memakan korban jiwa


Berencana untuk backpacker ke Dieng dalam waktu dekat Misteri Gunung Dieng, Lokasi Hilangnya Sebuah Desa

* sumber: lifeofjeane.blogspot.co.id


Sebagai gunung yang cantik, Anda niscaya tidak menyangka bahwa Gunung Dieng termasuk salah satu tempat yang angker. Pasalnya, ratusan jiwa yang meregang nyawa di gunung ini tentu saja tidak sanggup meninggalkan dunia dengan damai sebab mereka belum mempersiapkan diri untuk kematian.


Pun begitu dengan kawah Sileri dan Sinila yang pernah menewaskan ratusan orang. Di sekitar kawah ini dipercaya menjadi tempat bagi arwah penduduk desa yang tewas sebab terpapar oleh gas beracun. Jika tidak ingin terjadi sesuatu pada teman atau orang lain, maka Anda harus menjaga sikap dan sikap selama beraktivitas di Gunung Dieng atau gunung lainnya.


Anak berambut gimbal di Dieng


Berencana untuk backpacker ke Dieng dalam waktu dekat Misteri Gunung Dieng, Lokasi Hilangnya Sebuah Desa


Sebuah misteri Gunung Dieng yang hingga ketika ini masih menjadi tanda tanya besar di masyarakat yakni fenomena bawah umur berambut gimbal di Gunung Dieng. Hanya ada beberapa anak berambut gimbal di Dataran Tinggi Dieng. Masyarakat sekitar percaya bahwa bawah umur berambut gimbal yakni titipan dari Kyai Kolo Dete, punggawa pada zaman Mataram Islam di periode ke-14.


Suatu hari Kyai Kolo Dete dan istrinya mendapat wahyu dari Kanjeng Ratu Kidul penguasa bahari selatan untuk membawa masyarakat Dieng menuju kesejahteraan. Tolak ukur kesejahteraan masyarakat Dieng ditandai dengan bawah umur di Dieng yang rambutnya menjelma gimbal. Semakin banyak ditemukan bawah umur berambut gimbal di Dieng, maka semakin sejahteralah masyarakat Dieng dan sekitarnya.


Rambut gimbal ini tidak tumbuh semenjak lahir, melainkan gres tumbuh ketika seorang anak yang usianya belum mencapai 3 tahun. Tumbuhnya rambut gimbal ditandai dengan suhu badan anak yang panas hingga berhari-hari, kemudian pada pagi harinya suhu badan kembali normal dan ditandai dengan munculnya rambut gimbal.


Pemotongan rambut gimbal harus melalui prosesi moral dan harus dilakukan oleh kemauan anak yang berambut gimbal tersebut. Sebelum menjalani prosesi, biasanya si anak gimbal akan meminta sesuatu kepada orang tuanya dan impian itu harus dipenuhi. Apa balasannya jikalau rambut gimbal tidak dipotong melalui prosesi? Akan ada bencana dalam keluarga si anak dan rambut gimbal tersebut terus tumbuh kembali.


Misteri Gunung Dieng memang tidak terlalu didominasi dengan gangguan mahluk astral. Namun, insiden kawah yang mengeluarkan gas beracun hingga menewaskan ratusan orang tersebut mau tidak mau menciptakan kita sedikit was-was jikalau berkunjung ke sana.



Sumber https://bacaterus.com


EmoticonEmoticon