Selasa, 06 Agustus 2019

Konsultan Pengawas Dalam Pelaksanaan Proyek

Konsultan pengawas ialah pihak yang ditunjuk oleh pemilik proyek ( owner ) untuk melakukan pekerjaan pengawasan. Konsultan pengawas sanggup berupa tubuh perjuangan atau perorangan. perlu sumber daya insan yang jago dibidangnya masing-masing menyerupai teknik sipil, arsitektur, mekanikal elektrikal, listrik dan lain-lain sehingga sebuah bangunan sanggup dibangun dengan baik dalam waktu cepat dan efisien.


 


Konsultan pengawas dalam suatu proyek mempunyai kiprah sebagai berikut:



  1. Menyelenggarakan manajemen umum mengenai pelaksanaan kontrak kerja.

  2. Melaksanakan pengawasan secara rutin dalam perjalanan pelaksanaan proyek.

  3. Menerbitkan laporan prestasi pekerjaan proyek untuk sanggup dilihat oleh pemilik proyek.

  4. Konsultan pengawas memperlihatkan saran atau pertimbangan kepada pemilik proyek maupun kontraktor dalam proyek pelaksanaan pekerjaan.

  5. Mengoreksi dan menyetujui gambar shop drawing yang diajukan kontraktor sebagai aliran pelaksanaan pembangunan proyek.

  6. Memilih dan memperlihatkan persetujuan mengenai tipe dan merek yang diusulkan oleh kontraktor semoga sesuai dengan cita-cita pemilik proyek namun tetap berpedoman dengan kontrak kerja konstruksi yang sudah dibentuk sebelumnya.


Konsultan pengawas juga mempunyai wewenang sebagai berikut:



  1. Memperingatkan atau menegur pihak peleksana pekerjaan kalau terjadi penyimpangan terhadap kontrak kerja.

  2. Menghentikan pelaksanaan pekerjaan kalau pelaksana proyek tidak tidak memperhatikan peringatan yang diberikan.

  3. Memberikan jawaban atas permintaan pihak pelaksana proyek.

  4. Konsultan pengawas berhak menyelidiki gambar shopdrawing pelaksana proyek.

  5. Melakukan perubahan dengan menerbitkan gosip program perubahan ( site Instruction)

  6. Mengoreksi pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor semoga sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati sebelumnya.


 


Konsultan pengawas biasa diadakan pada proyek bangunan dengan skala besar menyerupai gedung bertingkat tinggi, bab ini sanggup merangkap dalam hal management konstruksi atau MK namun perbedaanya ialah MK mengelola jalanya proyek dari mulai perencanaan,pelaksanaan hingga berakhirnya proyek sedangkan konsultan pengawas hanya bertugas mengawasi jalanya pelaksanaan proyek saja. dalam kondisi kasatmata dilapangan diharapkan kerjasama yang baik antara konsultan pengawas dengan kontraktor semoga sanggup saling melengkapi dalam pelaksanaan pembangunan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan contohnya kontraktor dibatasi oleh waktu dalam melakukan pekerjaan jadi akan sangat terpengaruh dari proses aproval material atau shop drawing dari konsultan pengawas 🙂



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon