Rabu, 14 Agustus 2019

Kelebihan Dan Kekurangan Beton Sebagai Material Bangunan

Beton yaitu kerikil buatan terbuat dari adonan adukan  semen,agregat halus dan agregat agresif yang dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi struktur beton untuk bangunan, beton merupakan sebuah material utama yang paling sering dipakai di kala ini, kenapa beton lebih sering digunakan? berikut ini kelebihan dan kekurangan beton sebagai materi bangunan:


Beton yaitu kerikil buatan terbuat dari adonan adukan  semen Kelebihan dan kekurangan beton sebagai material bangunan


Kelebihan beton adalah



  • Kekuatanya tinggi dan sanggup diadaptasi dengan kebutuhan struktur menyerupai beton mutu K-225,K-250,K-350 dan seterusnya.

  • Mudah dibuat memakai bekisting sesuai dengan kebutuhan struktur bangunan.

  • Tahan terhadap temperatur tinggi jadi kondusif jikalau terjadi kebakaran gedung, atau setidaknya masih menunjukkan kesempatan kepada penghuni pada dikala peristiwa terjadi.

  • Biaya pemeliharaan rendah sebab sehabis megeras menjadi batu, asalkan besi tulangan berada pada posisi yang baik didalam beton maka kemungkinan terjadinya karat sanggup dikurangi.

  • Lebih murah jikalau dibandingkan dengan baja

  • Mempunyai besar lengan berkuasa tekan yang tinggi.

  • Mudah didapat materi bakunya, sebab Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam contohnya pasir beton sanggup ditemukan dipegunungan maupun didasar lautan 🙂

  • Mempunyai teksture yang terlihat alami sebagai batuan sehingga sanggup difungsikan sebagai potongan dari seni arsitektur untuk memperindah bangunan.

  • Umurnya tahan lama


 


Kekurangan beton adalah



  • Beton termasuk material yang memiliki Berat jenis 2400 kh/cm2.

  • Kuat tarik kecil (9%-15%) dari besar lengan berkuasa tekan

  • Menuntut ketelitian yang tinggi dalam pelaksanaanya


 


Agar struktur beton bertulang sanggup berfungsi dengan baik maka perlu dilakukan perhitungan struktur dengan benar sehingga tercipta bangunan yang besar lengan berkuasa dan ekonomis, secara garis besar perhitungan struktur beton sanggup dibedakan menjadi



  1. Perhitungan pondasi

  2. Perhitungan kolom beton

  3. Perhitungan balok beton

  4. Perhitungan plat lantai beton

  5. Dan potongan struktur lainya menyesuaikan kebutuhan struktur.


 


Tes beton


Sebelum dipakai sebagai materi bangunan terlebih dahulu dilakukan beberapa tes beton untuk mengetahui kualitas materi yaitu



  1. Tes slump adukan

  2. Tes kadar lumpur dan organik pada agregat

  3. Tes berat jenis beton

  4. Tes besar lengan berkuasa tekan beton

  5. Tes besar lengan berkuasa tarik beton


 


Dengan melaksanakan perencanaan yang manis ditambah pelaksanaan yang baik maka sanggup dihasilkan sebuah bangunan dengan kualitas manis namun membutuhkan biaya yang muraah 🙂



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon