Sabtu, 20 Juli 2019

Struktur Organisasi Proyek

Struktur organisasi proyek secara umum sanggup diartikan dua orang atau lebih yang melakukan suatu ruang lingkup pekerjaan secara bersama – sama dengan kemampuan dan keahlianya masing – masing untuk mencapai suatu tujuan sesuai yang direncanakan. Dengan adanya organisasi kerja yang baik dibutuhkan akan menawarkan hasil efisien, sempurna waktu serta dengan kualitas tinggi.Struktur organisasi proyek secara umum sanggup diartikan dua orang atau lebih yang melaksana struktur Organisasi proyek


Suatu proyek konstruksi yaitu proyek fisik yang dicapai dengan acara konstruksi merupakan suatu sistem. Sedangkan sistem itu sendiri secara konseptual berpengertian adanya perangkat atau kelompok yang menyangkut beberapa usur yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan bersama.Struktur organisasi proyek secara umum sanggup diartikan dua orang atau lebih yang melaksana struktur Organisasi proyek


 


Proyek konstruksi yang memiliki tujuan menghasilkan suatu bangunan fisik yang memenuhi dan persyaratan melalui suatu ruang lingkup pekerjaan tertentu yang dilakukan beberapa orang atau beberapa kelompok orang. Untuk proyek proyek besar yang harus di laksanakan oleh beberapa kontraktor, maka pemilik proyek sanggup menawarkan iktikad yang penuh pada suatu tubuh yang disebut manajemen konstruksi ( MK ) yang bertindak dan atas nama pemilik sebagai manajer.


dalam sebuah proyek konstruksi, bab – bab manajemen dari struktur organisai yang ada didalamnya antara lain:



  • Pemilik proyek atau owner

  • konsultan perencana

  • konsultan pengawas

  • kontraktor

  • Project manajer

  • Site Enginer

  • Pengedali operasional proyek

  • logistik proyek

  • arsitek atau drafter gambar kerja

  • Quantity surveyor

  • Quality Qontrol.

  • Safety atau K3

  • Pelaksana proyek

  • Surveyor

  • administrasi proyek

  • Perpajakan

  • Akutansi

  • Teknik informatika proyek

  • mekanikal elektrikal

  • mandor

  • tukang bangunan

  • kepala tukang

  • pekerja bangunan

  • satpam

  • warung makan

  • preman setempat

  • pemerintah daerah

  • aparat kepolisian

  • dll


masing – masing dari bab struktur organisasi harus berfungsi dengan baik semoga pekerjaan konstruksi sanggup tamat dengan sempurna waktu, efisien serta dengan kualitas yang memuaskan. seluruh bab dalam organisasi proyek ialah satu kesatuan secara utuh yang apabila salah satu tidak bekerja dengan baik maka sanggup mensugesti kelancaran proses pelaksanaan proyek, contohnya apabila bab manajemen tidak terampil dalam mengatur arus keluar masuk keuangan proyek maka sanggup menyebabkan hambatan dalam pengadaan pembelian material atau keterlambatan upah pekerja sehingga mengurangi motivasi dan semangat dalam bekerja 🙂



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon