Senin, 01 Juli 2019

Sifat Fisik Dan Mekanis Baja Materi Bangunan

Baja sebagai materi konstruksi bangunan memiliki beberapa sifat fisik dan mekanis yang sanggup menghipnotis kekutan sebuah konstruksi bangunan.


Berikut ini beberapa sifat fisik dan mekanik yang dimiliki oleh baja


Sifat fisik baja





meliputi : berat, berat jenis, daya hantar panas dan konduktivitas listrik


Sifat mekanis suatu materi ialah kemampuan materi tersebut menunjukkan perlawanan apabila diberikan beban pada materi tersebut. Atau sanggup dikatakan sifat mekanis ialah kekuatan materi didalam memikul beban yang berasal dari luar. Sifat mekanis pada baja meliputi:


Kekuatan Baja.


Sifat penting pada baja ialah berpengaruh tarik. Pada ketika baja diberi beban, maka baja akan cenderung mengalami deformasi/perubahan bentuk. Perubahan bentuk ini akan menjadikan regangan/strain, yaitu sebesar terjadinya deformasi tiap satuan panjangnya. Akibat regangan tersebut, didalam baja terjadi tegangan/stress sebesar, , dimana P = beban yang membebani baja, A = luas penampang baja. Pada waktu baja diberi beban, maka terjadi regangan. Pada waktu terjadi regangan awal, dimana baja belum hingga berubah bentuknya dan kalau beban yang menyababkan regangan tadi dilepas, maka baja akan kembali ke bentuk semula. Regangan ini disebut dengan regangan lentur alasannya ialah sifat materi masih elastis. Perbandingan antara tegangan dengan regangan dalam keadaan lentur disebut dengan “Modulus Elastisitas/Modulus Young”. Ada 3 jenis tegangan yang terjadi pada baja, yaitu :



    –          tegangan , dimana baja masih dalam keadaan elastis


    –          tegangan leleh, dimana baja mulai rusak/leleh


    –          tegangan plastis, tegangan maksimum baja, dimana baja mencapai kekuatan maksimum.


    Keuletan Baja (ductility)


    Kemampuan baja untuk berdeformasi sebelum baja putus. Keuletan ini berafiliasi dengan besarnya regangan/strain yang permanen sebelum baja putus. Keuletan ini juga berafiliasi dengan sifat sanggup dikerjakan pada baja. Cara ujinya berupa uji tarik.


    Kekerasan Baja


    adalah ketahanan baja terhadap besarnya gaya yang sanggup menembus permukaan baja. Cara ujinya dengan kekerasan Brinell, Rockwell, ultrasonic, dll


    Ketangguhan Baja (toughness)


    Ketangguhan baja ialah relasi antara jumlah energi yang sanggup diserap oleh baja hingga baja tersebut putus. Semakin kecil energi yang diserap oleh baja, maka baja tersebut makin ringkih dan makin kecil ketangguhannya. Cara ujinya dengan cara memeberi pukulan mendadak (impact/pukul takik).




      Sumber www.ilmusipil.com


      EmoticonEmoticon