Rabu, 31 Juli 2019

Cara Menghitung Volume Material Pondasi

Berikut ini cara menghitung volume material pondasi kerikil kali, Pondasi dipakai sebagai penahan rumah atau bangunan sehingga konstruksi sanggup berdiri kokoh di atasnya. pada dikala akan menciptakan pondasi kita berpikir berapa material yang akan dibutuhkan, sehingga sanggup dipersiapkan sebelumnya 🙂


misalnya pondasi kerikil kali dengan gambar berbentuk menyerupai ini:


Berikut ini cara menghitung volume material pondasi kerikil kali cara menghitung volume material pondasi


Bentuk trapesium dengan panjang total pondasi ialah 35 m’ lebar atas pondasi 30 cm sedangkan lebar bawah pondasi 60 cm dan tinggi 70 cm dan panjang pondasi 35m.


pertama kali kita lihat item pekerjaan yang ada pada pekerjaan pondasi tersebut yaitu:



  1. Pekerjaan Bowplank

  2. Pekerjaan galian tanah

  3. pekerjaan urugan pasir

  4. Pekerjaan pasangan pondasi kerikil kali 1:5


berikutnya ialah mengitung volume tiap item pekerjaan


 


Pekerjaan Bowplank


volumenya 35 m’


kayu = 0.01 m3 x 35 = 0.35 m3


paku 0.02kg x35 = 0.7 kg dibulatkan 1 kg


Bowplank ini dipakai untuk pengukuran dan kesikuan letak pondasi biar sesuai dengan perencanaan.


Pekerjaan galian tanah


volume galian tanah = ((0.6+0.9)/2)x0.75= 0.5625


volume total galian tanh=0.5625  x35=19.6875 m3


“tidak membutuhkan material” pada situasi tertentu yang mengalami kesulitan dalam melaksanakan pembuangan hasil galian tanah maka diharapkan upaya khusus dalam mengatasinya menyerupai merencanakan suatu area konstruksi yang memerlukan urugan tanah 🙂 hal ini biasa disebut sebagai cutting fill.


 


Pekerjaan urugan pasir


Volume urugan pasir = 0.6×0.05 = 0.09


volume total pasir= 0.09 x35 = 3.15


pasir urug = 1.05 m3 x 3.15 = 3.3075 m3


Jumlah pasir 1 truck rata-rata ialah 4m3 jadi kita sanggup membeli satu truck pasir untuk pekerjaan pondasi tersebut, namun masing-masing truck memiliki volume yang berbeda-beda.


 


Pekerjaan Pasangan kerikil kali 1:5


Luas penampang trapesium pasangan kerikil kali =((0.6+0.3)/2)x0.7= 0.315 m2


volume total pasangan kerikil kali =0.315 x35 = 11.025 m3


batu kali = 1.2 m3 x 11.025 = 13.23 m3


Pasir = 0.54 m3 x 11.025 = 5.9535 m3


Semen = 2.68 zak x 11.025 = 29.547 zak dibulatkan 30 zak


 


Pekerjaan urugan tanah kembali


volume urugan tanah kembali = 19.6875 – 11.025 – 3.3075


“tanah diambil dari bekas galian”


jadi berdasarkan perhitungan di atas maka volume material yang dibutuhkan adalah



  • pasir = 3.3075 + 5.9563 = 9.2638 m3

  • batu kali = 13.23 m3

  • semen = 30 zak

  • paku =  1 kg

  • papan bowplank = 0.35 m3


nah sesudah itu tinggal ke toko deh.. belanja tuh material untuk pelaksanaan pembangunan pondasi kerikil kali.. he.. 😀



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon