Selasa, 09 Juli 2019

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik

Menghitung kebutuhan keramik cukup mudah, tetapi bila cara menghitugnya tidak benar tentunya sanggup berakibat pada biaya pekerjaan lantai yang membengkak, waktu penyelesaian pekerjaan lantai mundur, atau bahkan yang lebih parah warna keramik lantai tidak seragam.


Mengapa kesalahan menghitung kebutuhan keramik sanggup menjadikan biaya pekerjaan membengkak ?


jika dalam menghitung pekerjaan keramik melebihi kebutuhan hal ini tentunya sanggup menjadikan biaya pembelian keramik lebih besar. dan bila dalam menghitung keramik kurang dari kebutuhan juga sanggup memperbesar biaya pekerjaan sebab adanya biaya transportasi untuk pembelian sisa kekurangan keramik.




Mengapa kesalahan menghitung keramik sanggup memperlambat waktu penyelesaian pekerjaan ?


Sisa keramik akan menjadikan suplemen waktu untuk memindahkan keramik tersebut, dan bila dalam menghitung keramik ternyata kurang, maka diperlukan suplemen waktu untuk membeli keramik gres yang belum tentu masih ada dipasaran.


Mengapa kesalahan menghitung keramik sanggup menciptakan warna lantai tidak seragam ?


Untuk keramik jenis tertentu, bila Proses pembakaran keramik dalam waktu yang berbeda akan menjadikan perbedaan warna keramik, nah bila dalam menghitung kurang, maka sebuah teka teki gres harus dipecahkan, yaitu mencari keramik dengan warna dan referensi sejenis, atau menentukan sebuah pilihan membongkar pasangan keramik satu ruangan yang telah dipasang untuk kemudian mengganti dengan yang gres dengan warna yang sama, parah bukan. 🙂



Cara menghitung keramik cukup sederhana yaitu dengan menghitung luas ruangan.



  • misalkan sebuah kamar ukuran panjang 4 m dan lebar 4m



  • maka kebutuhan keramiknya = 4 m x 4m = 16 m persegi



  • sebab dipasaran 1 dus keramik = 1 m persegi maka kebutuhan keramiknya yaitu 16 dus keramik.


nah.. sesudah menghitung keramik menyerupai itu eksklusif saja pergi ke toko untuk belanja keramik, niscaya kurang atau lebih dah… 🙂


hal – hal yang  perlu diperhatikan , bila ingin menghitung keramik secara tepat.



  • memperkirakan jumlah keramik pecah dalam proses pelaksanaan kemudian menambahkanya dengan volume bersih.



  • menghitung jumlah keramik penggalan pada pojok ruangan, apakah sisa penggalan masih sanggup dipakai lagi atau tidak.



  • dan yang ketiga agak gila yaitu memperkirakan jumlah keramik yang akan diminta orang lain, atau jumlah keramik hilang. 🙂


nah… yang punya trik dan tips lainya dalam menghitung kebutuhan keramik silahkan dimasukan melalui kolom dibawah. 🙂



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon