Kamis, 11 Juli 2019

Cara Mengetahui Berat Jenis Tanah

Berat jenis tanah ialah perbandingan antara berat butir tanah dan berat air suling dengan isi yang sama pada suhu tertentu. berat jenis tanah diharapkan untuk merencanakan konstruksi bangunan yang kekuatanya dipengaruhi oleh berat jenis tanah. 🙂


Untuk melaksanakan tes berat jenis tanah diharapkan alat – alat antara lain:



  • Piknometer dengan kapasitas minimum 100 ml atau botol ukur dengan kapasitas minimum 50 ml.

  • Desikator

  • Oven yang dilengkapi dengan pengatur suhu untuk memanasi hingga ( 110 ± 5 ) º C.

  • Neraca dengan ketelitian 0,01 gram.

  • Termometer ukuran 0º – 50ºC dengan ketelitian pembacaan 1ºC

  • Saringan  dan penadahnya.

  • Botol berisi air suling.

  • Bak perendam.

  • Pompa hampa udara ( vacuum, 1 – 1 ½ PK ) atau tungku listrik ( Kookplaat ).


Benda uji berupa tanah juga harus dipersiapkan untuk di lakukan tes berat jenisnya.


Sebelumnya Keringkan benda uji tanah terlebih dahulu dalam panggangan pembuat roti 🙂 pada suhu 105 – 110ºC dan dinginkan sehabis itu dalam desikator.

dan satu  benda uji tanah lagi dalam keaadaan tidak dikeringkan.


Cara melaksanakan tes berat jenis tanah sebagai berikut: 🙂

a.Cuci piknometer dengan air suling dan keringkan. Timbang piknometer dan tutupnya dengan ketelitian 0,01 gram ( W1 ).

b.Masukkan benda uji kedalam piknometer dan timbang bersama tutupnya dengan ketelitian 0,01 gram ( W2 ).

c.Tambahkan air suling sehingga piknometer terisi dua pertiga. Untuk materi yang mengandung lempung diamkan benda uji terendam selama paling sedikit 24 jam.

d.Didihkan isi piknometer dengan hati – hati selama minimal 10 menit, dan miringkan botol – botol sekali –sekali untuk mempercepat pengeluaran udara yang tersekap.

e. dikala mempergunakan pompa vacum tekanan udara didalam piknometer atau botol ukur dihentikan dibawah 100 mm Hg. Kemudian isilah piknometer dengan air suling dan biarkan piknometer beserta isinya untuk mencapai suhu konstrat didalam ember air atau dalam kamar. Sesudah suhu konstrat tambahkan air suling seperlunya hingga tanda batas atau hingga jenuh.Tutuplah piknometer, keringkan bab luarnya dan timbang dengan ketelitian 0,01 gram ( W3 ). Ukur suhu dari isi piknometer dengan ketelitian 1ºC.

f.Bila isi piknometer belum diketahui maka tentukan isinya sebagai berikut. Kosongkan piknometer dan bersihkan. Isi piknometer dengan air suling yang suhunya sama dengan suhu pada c dengan ketelitian 1ºC dan pasang tutupnya. Keringkan bab luarnya dan timbang dengan ketelitian 0,01 gram dan dikoreksi terhadap suhu, ( W4 ).

g.Pemeriksaan dilakukan ganda ( duplo ) dengan sampel benda uji lain.


Setelah proses tes berat jenis tanah selesai, berikutnya kita menghitung berat jenis tanah dengan rumus sebagai berikut :


Gs = ( W2 – W1 ) / ( ( w4 – w1 ) – ( W3 – W2 ) )


Gs = Berat jenis tanah


W1= berat piknometer ( gram ).

W2= berat piknometer dan materi kering ( gram ).

W3= berat piknometer, materi dan air ( gram ).

W4= berat piknometer dan air ( gram ).


Apabila hasil kedua investigasi berbeda lebih dari 0,03 investigasi harus diulang. 🙂


setelah selesai melaksanakan percobaan yang benar, dan mengulang – ngulang lagi ,  langkah terakhir ialah memilih rata – rata hasil percobaan tersebut. 🙂



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon