Kamis, 11 Juli 2019

7 Film Terbaik Yang Diubahsuaikan Dari Novel Stephen King

Hayo, ada yang sudah nonton film It yang tayang pada pertengahan tahun 2017? Film tersebut berkisah wacana kumpulan anak yang menamai diri mereka sendiri sebagai The Losers’ Club, populer dengan tokoh makhluk berjulukan Pennywise. Makhluk itu seringkali mengambil bentuk manusia, tepatnya seorang badut sirkus lengkap dengan make up, rambut kribo, dan hidung merahnya.


Namun, jikalau kalian tahu bahwa film ini diangkat dari novel laku karya Stephen King, sudah niscaya plotnya tidak akan cerah-ceria. Yup, akan horor jadinya!


Tahu, tidak? Tak hanya It saja film yang diangkat dari novel-novel Stephen King, lho. Sudah cukup banyak produser film yang tertarik untuk mengadaptasi cerita-cerita kreatif pembikin merinding milik sang novelis. Nah, di sini, Bacaterus akan membahas 6 film pembiasaan terbaik dari si raja horor. Yuk, simak!


1. Carrie (1976)


 Film tersebut berkisah wacana kumpulan anak yang menamai diri mereka sendiri sebagai  7 Film Terbaik yang Diadaptasi dari Novel Stephen King


Sebelum Chloe Moretz berperan sebagai anak perempuan pendiam yang terasing, Sissy Spacek sudah lebih dahulu mengangkat huruf Carrie ke layar lebar. Film yang ini ialah versi orisinal dari remake-nya di tahun 2013; diangkat dari novel Stephen King berjudul sama.


Seperti yang tertera di judulnya, film ini berkisah wacana seorang gadis berjulukan Carrie. Ia memang nampak pendiam, canggung, dan sulit bergaul dengan teman-temannya. Namun, jangan salah, rahasia begitu, Carrie mempunyai talenta rahasia. Ia bisa menggerakkan benda hanya dengan pikirannya. Yup, Carrie mempunyai talenta telekinesis.


Dibesarkan oleh ibunya yang sangat religius, Carrie cukup ketakutan jikalau talenta yang dimilikinya ialah kekuatan sihir. Namun, sehabis ia membaca banyak buku ilmiah, ia percaya bahwa ia bukan penyihir.


Sayangnya, ibunya tidak mau mendengar. Teman-teman di sekolahnya pun tetap menganggapnya asing dan kerapkali mengganggunya. Meski biasanya Carrie tahan dengan gangguan teman-temannya, kesabarannya tetap ada batasnya.


Film ini berhasil masuk 2 nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik (Sissy Spacek sebagai Carrie) dan Pemeran Pendukung Wanita Terbaik (Piper Laurie sebagai Margaret ibu Carrie). Selain itu, Piper Laurie juga dinominasikan sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik versi Golden Globe.


2. The Shining (1980)


 Film tersebut berkisah wacana kumpulan anak yang menamai diri mereka sendiri sebagai  7 Film Terbaik yang Diadaptasi dari Novel Stephen King


Hereeee’s Johnny! Siapa yang familier dengan undangan itu? Kalimat ikonis yang dilontarkan oleh Jack Torrance, sang pemain drama utama, lekat kaitannya dengan film kedua pembiasaan novel Stephen King ini.


Jack Torrance dikisahkan sebagai seorang penulis yang terjangkit writer’s block (fase mandek seorang penulis), risikonya mendapatkan ajuan pekerjaan untuk menjaga sebuah hotel berjulukan hotel Overlook. Jack dengan istrinya Wendy dan anaknya Danny risikonya pindah dan tinggal di hotel itu selama animo dingin. Sayangnya, sesuatu yang misterius rahasia menghantui keluarga kecil tersebut.


The Shining diusung-usung sebagai salah satu film horor klasik instruksi sutradara ternama Stanley Kubrick. Pastinya, hal ini menjadi daya tarik dan nilai plus tersendiri. Namun, tahukah bahwa sang penulis orisinil novel justru disebut membenci film Kubrick?


Memang, menyerupai pembiasaan pada umumnya, beberapa potongan novel diganti ataupun dihilangkan demi apropriasi, tetapi bukan hanya itu yang jadi alasan mengapa King membenci film klasik tersebut.


Selain alasannya naskah film arahannya yang tidak digubris sama sekali oleh Kubrick, banyak aspek di dalam film yang tidak disukai ataupun disetujui oleh Stephen King, salah satunya alasannya inti kisah dalam novel yang dinilainya justru tidak tergambar sama sekali dalam film adaptasi.


Meski begitu, alasannya hype yang ditimbulkan film ini, Stephen King sendiri mengakui bahwa The Shining instruksi Kubrick memang akan lebih dan selalu diingat kebanyakan orang.


3. The Green Mile (1999)


 Film tersebut berkisah wacana kumpulan anak yang menamai diri mereka sendiri sebagai  7 Film Terbaik yang Diadaptasi dari Novel Stephen King


Film yang dibintangi Tom Hanks ini berkisah wacana problema para sipir penjaga narapidana sanksi mati saat dipertemukan oleh seorang laki-laki tertuduh kasus pembunuhan dan pemerkosaan. Lantaran bukti yang nyaris tidak terelakkan, publik percaya bahwa laki-laki berjulukan John Coffey tersebut benar-benar bersalah. Namun, di balik itu semua, tidak diketahui bahwa Coffey mempunyai sebuah talenta unik.


Selain menceritakan perjalanan dan hubungan antara Coffey serta para sipir, film ini juga menceritakan wacana narapidana-narapidana lain sebelum mereka diantar ke dingklik listrik, daerah mereka akan dieksekusi mati. Nuansa yang gelap serta mencekam menciptakan penonton berdebar, tetapi juga prihatin dengan karakter-karakter di dalamnya. Tak ayal film ini masuk 4 nominasi Piala Oscar sekaligus.


4. Misery (1990)


 Film tersebut berkisah wacana kumpulan anak yang menamai diri mereka sendiri sebagai  7 Film Terbaik yang Diadaptasi dari Novel Stephen King


Familier dengan kata ‘fangirl’ atau ‘penggemar perempuan’? Biasanya, kalau penggemar, tentu ada idolanya. Tidak jarang para penggemar sangat terobsesi dan mau melaksanakan apa saja demi mempertahankan idolanya. Nah, Annie Wilkes pun menyerupai itu. Sayangnya, ia dilengkapi dengan atribut angker lainnya. Hihihi.


Paul Sheldon, seorang penulis sukses, nyaris mati kedinginan di tengah tornado salju. Ketika ia tengah meregang nyawa, Annie Wilkes menemukannya dan membawanya ke kediaman perempuan itu.


Sejak awal, kesan Paul terhadap Annie memang tidak bagus-bagus amat. Ia justru curiga pada Annie. Namun, karena masih membutuhkan perawatan dan tidak bisa berbuat banyak, Paul pun mau tak mau mendapatkan perawatan Annie. Usut punya usut, Annie ialah salah satu penggemar berat buku-buku karangan Paul. Annie sangat menggemari Paul hingga ia mungkin tidak mau melepaskan Paul dari sisinya.


Penampilan meyakinkan dari Kathy Bathes sebagai Annie bisa menciptakan penonton merasa tercekam oleh sifat karakternya, sehingga tak asing jikalau penghargaan Oscar dan Golden Globe pun menobatkannya sebagai pemenang untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik.


5. The Shawshank Redemption (1994)


 Film tersebut berkisah wacana kumpulan anak yang menamai diri mereka sendiri sebagai  7 Film Terbaik yang Diadaptasi dari Novel Stephen King


Kehidupan di penjara mungkin memang jauh dari kebahagiaan, terlebih jikalau terpaksa dijebloskan ke dalamnya padahal kita sama sekali tidak bersalah. Setidaknya, itulah yang dialami oleh Andy Dufresne, tersangka kasus pembunuhan yang sama sekali tidak dilakukannya. Sayangnya, bukti-bukti tak tersangkal menciptakan Andy terpaksa harus menjalani tahun-tahun tanpa kebebasan.


Namun, meski tidak terima dan murka pada segala, Andy melalui hari-harinya dengan sudut pandang dan cara yang unik. Ia berbaur dan mendapatkan teman-teman narapidana lain, dengan latar belakang dan kisah mereka masing-masing.


Kesuraman dan kerasnya kehidupan sangat tergambar dan terasa dalam film ini, menciptakan penonton secara tidak sadar bersimpati pada mereka yang mungkin benar-benar bersalah. Dalam penjara Shawshank itulah, penonton ditunjukkan cara-cara mereka mendapatkan pengampunan mereka masing-masing.


Meskipun tidak mengambil judul yang sama dengan yang diusung Stephen King dalam salah satu novellanya Different Seasons, yaitu Rita Hayworth and the Shawshank Redemption, film ini sukses memborong 7 nominasi Piala Oscar dan menduduki posisi nomor 1 dalam peringkat Top Rated Movies di IMDb, dengan rating 9,3. Wow, tidak diragukan lagi, kan?


6. Stand By Me (1986)


 Film tersebut berkisah wacana kumpulan anak yang menamai diri mereka sendiri sebagai  7 Film Terbaik yang Diadaptasi dari Novel Stephen King


Meskipun berkarakter anak-anak, film ini menyuguhkan banyak hal yang justru bisa jadi relevan juga untuk orang dewasa. Para bocah 12 tahun yang berusaha untuk mencari penyebab selesai hidup seorang anak di wilayah daerah tinggal mereka ini melalui perjalanan panjang untuk mengenal diri masing-masing dan diri mereka sendiri. Tema perjalanan beranjak sampaumur sangat kental tertuang dalam plotnya.


Sebab ceritanya yang sarat akan makna dan pelajaran, meskipun tidak menyerupai film bawah umur di pasaran Hollywood pada umumnya, Stand By Me bisa mendobrak stereotipe film berkarakter ‘geng anak-anak’; menempati posisi nomor 194 dalam daftar Top Rated Movies versi IMDB. Selain itu, Piala Oscar pun meliriknya hingga masuk nominasi untuk film pembiasaan terbaik.


7. It (2017)


 Film tersebut berkisah wacana kumpulan anak yang menamai diri mereka sendiri sebagai  7 Film Terbaik yang Diadaptasi dari Novel Stephen King


Sebelum booming menyerupai sekarang, film pembiasaan terakhir ini sudah diangkat ke dalam drama miniseri televisi berjudul sama, dengan Tim Curry sebagai si ikonis Pennywise. Namun, meskipun sudah pernah ditayangkan sebelumnya, film remake versi sutradara Andy Muschietti ini tidak menyurutkan minat penonton untuk berbondong-bondong nobar di bioskop.


Yup, menyerupai yang sudah disebutkan di pengantar sebelumnya, film ini bercerita wacana sebuah ‘geng’ bawah umur yang bertualang menghadapi Pennywise si Badut Menari. Awalnya, Bill-lah yang pertama kali dikenai masalah. Adiknya Georgie menghilang begitu saja, tanpa jejak, tanpa apa-apa.


Ketika gengnya, The Losers’ Club, risikonya mengetahui bahwa Pennywise-lah dalang di balik kejadian-kejadian angker di kota kecil mereka, keenam mitra sepermainan tersebut bergotong royong memburunya dan memecahkan misteri kehadirannya.


Nah, daftar rekomendasi film di atas sangat cocok untuk kalian penggemar horor yang tidak suka baca buku, tapi suka menonton. Kalau tertarik untuk mengetahui dan mendalami kisah dalam film lebih jauh, tidak ada salahnya baca si inspirasinya itu sendiri, lho, alias baca Nbukunya. Hehehe.


Apa kalian punya rekomendasi film pembiasaan dari novel Stephen King lainnya yang tidak tercantum dalam daftar? Yuk, bagikan di kolom komentar!



Sumber https://bacaterus.com


EmoticonEmoticon