Senin, 24 Juni 2019

Pengertian Beton Adalah

Beton merupakan salah satu materi konstruksi yang telah umum

digunakan untuk bangunan gedung, jembatan, jalan, dan lain – lain. Beton

merupakan satu kesatuan yang homogen. Beton ini didapatkan dengan cara

mencampur agregat halus (pasir), agregat bernafsu (kerikil), atau jenis agregat

lain dan air, dengan semen portland atau semen hidrolik yang lain, kadang –

kadang dengan materi pelengkap (additif) yang bersifat kimiawi ataupun

fisikal pada perbandingan tertentu, hingga menjadi satu kesatuan yang

homogen. Campuran tersebut akan mengeras menyerupai batuan. Pengerasan

terjadi sebab kejadian reaksi kimia antara semen dengan air.


Beton yang sudah mengeras sanggup juga dikatakan sebagai batuan

tiruan, dengan rongga – rongga antara butiran yang besar (agregat bernafsu atau

batu pecah), dan diisi oleh batuan kecil (agregat halus atau pasir), dan pori–

pori antara agregat halus diisi oleh semen dan air (pasta semen). Pasta semen

juga berfungsi sebagai perekat atau pengikat dalam proses pengerasan,

sehingga butiran–butiran agregat saling terekat dengan berpengaruh sehingga

terbentuklah suatu kesatuan yang padat dan tahan lama.


Membuat beton bahwasanya tidaklah sederhana hanya sekedar

mencampurkan bahan-bahan dasarnya untuk membentuk adonan yang

plastis sebagaimana sering terlihat pada pembuatan bangunan sederhana.

Tetapi jikalau ingin menciptakan beton yang baik, dalam arti memenuhi persyaratan

yang lebih ketat sebab tuntutan yang lebih tinggi, maka harus

diperhitungkan dengan secama cara-cara memperoleh adukan beton segar

yang baik dan menghasilkan beton keras yang baik pula. Beton segar yang

baik ialah beton segar yang sanggup diaduk, sanggup diangkut, sanggup dituang,

dapat dipadatkan, tidak ada kecenderungan untuk terjadi pemisahan kerikil

dari adukan maupun pemisahan air dan semen dari adukan. Beton keras yang

baik yaitu beton yang kuat, tahan lama, kedap air, tahan aus, dan kembang

susutnya kecil (Tjokrodimulyo 1996 : 2)

Beton mempunyai kelebihan dan kekurangan antara lain sebagai berikut

(Tjokrodimulyo 1996 : 2)



 merupakan salah satu materi konstruksi yang telah umum Pengertian Beton adalah

beton


Kelebihan Beton :

1. Beton bisa menahan gaya tekan dengan baik, serta mempunyai sifat

tahan terhadap korosi dan pembusukan oleh kondisi lingkungan.

2. Beton segar sanggup dengan gampang dicetak sesuai dengan keinginan.

Cetakan sanggup pula digunakan berulang kali sehingga lebih ekonomis.

3. Beton segar sanggup disemprotkan pada permukaan beton usang yang retak

maupun sanggup diisikan kedalam retakan beton dalam proses perbaikan.


4. Beton segar sanggup dipompakan sehingga memungkinkan untuk dituang


pada tempat–tempat yang posisinya sulit.

5. Beton tahan aus dan tahan bakar, sehingga perawatannya lebih murah.


Kekurangan Beton :

1. Beton dianggap tidak bisa menahan gaya tarik, sehingga gampang retak.

Oleh sebab itu perlu di beri baja tulangan sebagai penahan gaya tarik.

2. Beton keras menyusut dan mengembang bila terjadi perubahan

suhu,sehingga perlu dibentuk dilatasi (expansion joint) untuk mencegah

terjadinya retakan – retakan jawaban terjadinya perubahan suhu.

3. Untuk mendapat beton kedap air secara sempurna, harus dilakukan

dengan pengerjaan yang teliti.

4. Beton bersifat getas (tidak daktail) sehingga harus dihitung dan diteliti

secara secama biar sesudah dikompositkan dengan baja tulangan menjadi

bersifat daktail, terutama pada struktur tahan gempa.


sumber: Unnes



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon