Rabu, 19 Juni 2019

Pengawasan Dan Pengendalian Waktu Pekerjaan Proyek

Pengawasan dan Pengendalian Waktu Pekerjaan (Time Control)


Pengawasan dan Pengendalian Waktu atau sanggup kita sebut dengan penjadwalan merupakan alat yang diharapkan guna menuntaskan suatu proyek. Untuk proyek dengan beberapa kegiatan, tahap pelaksanaan umumnyadapat dibayangkan sehingga penjadwalan tidak begitu mutlak dilakukan. Akan tetapi berbeda masalahnya pada proyek berskala besar dimana selain jumlah kegiatan yang sangat banyak dan rumitnya ketergantungan antar kegiatan mustahil lagi diolah dalam pikirran. Penjadwalan dan pengontrolan menjadi rumit, jadi sangatlah penting semoga kegiatan sanggup dilakukan dengan efektif dan efisien.


Unsur utama dari penjadwalan yaitu peramalan (forecasting), walaupun perlu disadari bahwa perubhan-perubahan sanggup saja terjadi dimasa mendatang dan akan mensugesti contoh rencananya sendiri.


Penjadwalan yaitu berfikir secara mendalam melalui banyak sekali persoalan-persoalan, menguji jalur-jalur yang logis, menyusun banyak sekali macam kiprah yang menghasilkan suatu kegiatan lengkap, dan menuliskan macam-macam kegiatan dalam kerangka yang logis dan rangkaian waktu yang tepat.


Pengawasan dan Pengendalian Waktu Pekerjaan  Pengawasan dan Pengendalian Waktu Pekerjaan proyek


Mengenai adanya perubahan-perubahan yang selalu terjadi pada ketika pelaksanaan, maka faktor-faktor yang harus diperhatikan untuk menciptakan jadwal yang cukup efektif yaitu:


1.   Secara teknis jadwal tersebut sanggup dipertanggungjawabkan


2.   Disusun menurut asumsi yang akurat dimana asumsi waktu, sumber daya, serta biaya dibandingkan dengan kegiatan pada proyek sebelumnya.


3.   Sesui dengan sumber daya yang tersedia


4.   Sesui dengan penjadwalan proyek lain, yang mempergunakan sumber daya yang sama


5.   Fleksibel terhadap perubahan-perubahab, contohnya perubahan spesifikasi proyek.


6.   Mendetail digunakan sebagai alat pengukur hasil yang di capai dan pengendalian kemajuan proyek.


7.   Dapat menampilkan kegiatan pokok yang kritis.


Teknis penjadwalan proyek juga sanggup memakai kafe chart. Mereka ini bertujuan untuk mengidentifikasi unsure waktu dan urutan dalam merencanakan suatu kegiatan, terdiri dari waktu mulai, waktu selesai, dan dan pada ketika pelaporan.


Penggambaran kafe chart terdiri dari kolom dan baris. Pada kolom tersusun urutan kegiatan yang disusun secara berurutan. Pada baris mengatakan periode waktu yang sanggup berupa hari, minggu, ataupun bulan. Selain metode kafe chart sanggup juga digunakan metode kurva S yang merupakan hasil plot dari kafe chart, bertujuan untuk mempermudah melihat kegiatan-kegiatan yang masuk dalam suatu jangka waktu pengamatan progress pelaksanaan proyek.


Kurva S merupakan citra diagram % (persen) komulatif biaya yang diplot pada suatu sumbu, dimana sumbu x menyatakan satuan waktu sepanjang durasi proyek dan sumbu y menyatakan nilai % (persen) komulatif biaya selama durasi proyek tersebut. Cara menciptakan kurva S adalah:


1.   Melakukan pembobotan pada setiap item pekerjaan.


2.   Bobot item pekerjaan dihitung menurut biaya item pekerjaan dibagi total pekerjaan dikalikan 100%.


3.   Setelah bobot tiap item pekerjaan dihitung, kemudian bobot item tersebut didistribusikan selama durasi masing-masing aktivitas.


4.   Setelah jumlah bobot dari acara tiap periode waktu tertentu dijumlah secara komulatif.


5.    Angka komulatif pada setiap periode ini diplot pada sumbu y dalam grafik dan waktu pada sumbu y.


6.     Dengan menghubungkan semua titik-titik maka akan di sanggup kurva S.


Grafik dari hasil  pembuatan kurva S sanggup kita lihat apakah proyek tersebut mengalami keterlambatan atau tidak. Dengan kurva S juga sanggup dilihat instensitas pekerjaan. Kemiringan curam mengatakan pada ketika itu pekerjaan besar (intensitas tinggi) dan kemiringan andai mengatakan pekerjaan pada ketika itu sedikit.


Dari klarifikasi diatas, maka sekitar kegiatan pengawasan dan pengendalian terhadap waktu pekerjaan proyek sanggup menjadi suatu tantangan bagi manajer proyek untuk sanggup mencapai target proyek dengan baik.


” sambungan dari artikel pengawasan dan pengendalian proyek dan pengawasan dan pengendalian mutu pekerjaan proyek


“bersambung ke artikel pengawasan dan pengendalian proyek berikutnya”



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon