Kamis, 20 Juni 2019

Pengawasan Dan Pengendalian Mutu Pekerjaan Proyek

Pengawasan dan Pengendalian Mutu Pekerjaan (Quality Control)


Untuk memperoleh hasil pekerjaan struktur yang sesuai dengan standart dan sanggup dipertanggungjawabkan , maka mutu materi untuk struktur dan finishing bangunan tersebut harus sesuai dengan standart kualitas yang telah ditetapkan. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu dilakukan aktivitas pengawasan dan pengendalian mutu yang mencakup pemilihan bahan, pengujian berkala, cara pelaksanaan, perawatan, dan pemeliharaannya.


Dalam pengendalian mutu bahan, aksentuasi yang diberikan ialah pada pekerjaan beton, besi,dan bata, serta adonan spesi, yang merupakan bab terbesar dari pekerjaan struktur dan finishing.


Dalan pengendalian mutu pekerjaan, aksentuasi yang diberikan ialah pada pekerjaan beton bertulang untuk pekerjaan struktur dan untuk pekerjaan finishing arsitektur pemakaian jenis-jenis material finishing sesuai spesifikasi teknis dan approval material yang telah disetujui oleh pemilik, serta adonan spesi yang sesuai spesifikasi. Dan tidak kalah pentingnya pengawasan terhadap gambar kerja.


Pengawasan dan Pengendalian Mutu Pekerjaan  Pengawasan dan Pengendalian Mutu Pekerjaan proyek


Pengawasan Terhadap Gambar proyek


Pada proyek bangunan, gambar memegang peranan yang sangat penting. Ide dan perencanaan semuanya dituangkan dalam sebuah gambar teknik. Dari gambar inilah dipecahkan metode pelaksanaan pekerjaan hingga suatu bangunan sanggup terelisasi.


Adapun beberapa jenis gambar teknik pada suatu proyek bangunan ialah sebagai berikut:


1.      Gambar Tender


Gambar tender ialah gambar yang dimiliki pemilik (owner) yang dibentuk untuk menganalisa dan menciptakan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada suatu proyek yang akan dikerjakan.


2.      Gambar For Construction


Gambar For Construction ialah gambar yang digunakan sebagai pemikiran untuk menciptakan gambar detail pelaksanaan konstruksi (shop drawing).


3.      Gambar Shop Drawing


Gambar Shop Drawing ialah gambar yang dibentuk oleh kontraktor dengan pemikiran gambar for construction yang digunakan sebagai pemikiran atau dasar pelaksanaan pekerjaan di lapangan.


4.      Gambar As Built Drawing


Gambar As Built Drawing ialah gambar actual pelaksanaan sesudah proses pekerjaan lapangan tamat dikerjakan.


Pengawasan terhadap gambar memegang peranan yang tidak kalah pentingnya, dimana setiap pekerjaan lapangan harus sesui dengan spesifikasi gambar. Setiap proses pembuatan gambar juga harus melalui proses pemeriksaan. Pembuatan Shop drawing dilakukan oleh kontraktor pelaksana, kemudian dilakukan investigasi yang dilakukan oleh konsultan pengawas. Pada pengawasan terhadap shop drawing ini terdapat tiga parameter yang menyatukan status gambar, yaitu:


1.   Approved


Artinya shop drawing disetujui untuk dijadikan pemikiran pelaksanaan dilapangan.


2.   Approved as note


Artinya shop drawing disetujui dengan catatan-catatan yang ada untuk dijadikan pemikiran pelaksanaan di lapangan.


3.   Not Approved


Artinya gambar shop drawing tidak disetujui, maka kontraktor harus melaksanakan perbaikan-perbaikan sesuai dengan kesalahan dan catatan yang ada.


Pengawasan Pekerjaan Form Work / bekisting


Pengawasan pekerjaan form work ialah pengawasan terhadap pelaksanaan pembuatan bekisting. Yang merupakan pelaksanaan pekerjaan form work ialah pengawasan terhadap elevasi lantai, pertolongan as, dimensi bekisting, kekokohan scaffolding dan support, investigasi materi bekisting yang memenuhi syarat, dan pelaksanaan pengawasan pekerjaan lapangan.


Pentingnya pengawasan terhadap pekerjaan form work lantaran pekerjaan ini yang akan memperlihatkan bentuk pekerjaan pembesian dan pekerjaan beton. Sehingga pekerjaan from work harus dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi shop drawing.


Pengawasan Pekerjaan Pembesian


Setelah pengawasan pekerjaan form work, diisyaratkan pula untuk investigasi mutu besi beton yang digunakan, Besi beton yang digunakan dalam bangunan harus memenuhi persyaratan terhadap metode pengujian dan investigasi untuk majemuk mutu baja beton (yang luas penampang batang dalam mm² telah eksak ditentukan) sehingga batang mengalami putus.


Pengawasan Terhadap Mutu Beton


Selama masa pelaksanaan mutu beton dan mutu pelaksanaan perlu diawasi dan diperiksa secara continew dengan jalan menciptakan dan mendapatkan benda uji yang diambil dari adonan beton. Dimana bentuk dan ukuran dari benda uji yang akan dipergunakan sanggup mensugesti kekuatan tekan dari beton.


Penggunaan beton pada proyek ini ialah beton siap pakai (ready mix) lantaran melihat factor efisiensi pembuatan beton tersebut. Sebelum dipergunakan, terlebih dahulu diadakan pengetesan dengan pengujian kekentalan adukan beton ke dalam kubus atau silinder untuk diperiksa kekuatan beton terhadap gaya tekan. Sebagai perbandingan kekuatan tekan pada banyak sekali benda uji.


Pengawasan Terhadap Pekerjaan Pasangan, Plesteran, dan Acian dinding


Selama masa pelaksanaan pekerjaan finishing arsitektur juga sangat perlu pengawasan yang tinggi, menyerupai pada pekerjaan pasangan dinding mulai dari mutu adukan, air yang digunakkan, kelurusan dan kerapihan pasangan, lantaran apabila terjadi kesalahan akan membuang waktu dan biaya. Selanjutnya pekerjaan plesteran dan acian, apabila pekerjaan pasangan lurus dan rapi maka ketebalan plesteran menjadi efisien lantaran ketebalan plesteran rata-rata sama.


Pengawasan Terhadap Pekerjaan Pasangan Lantai ( Keramik)


Pekerjaan terhadap pekerjaan finishing lantai keramik juga sangat penting untuk menjaga kualitas pemasangan dalam hal ini kerataan pemasangan dan adukan perekat keramik biar apabila pasangan keramik sudah kering tidak keropas. Disisi lain kualitas material keramik itu sendiri juga sangat kuat dalam kerapian pemasangan lantai keramik.


Pengawasan Terhadap Pekerjaan Pengecatan


Pengawasan pekerjaan ini perlu diperketat dalam hal pencampuran cat dengan pengencer cat dan tentunya material cat itu sendiri jangan hingga berubah dari spesifikasi yang telah ditentukan. Untuk mengaplikasikannya biasanya cat harus menutupi warna acian dinding hingga tidak ada bayangan warna acian yang ditimpa oleh cat itu sendiri. Untuk pengecetan dinding luar dilapisi lagi dengan sealer alkali guna melindungi cat dari panas dan hujan biar cat tidak gampang pudar.


Pengawasan terhadap Pekerjaan Finishing Lainnya


Seperti halnya pengawasan terhadap pekerjaan diatas, jadi semua pekerjaan seharusnya memerlukan pengawwasan biar terkontrol, lantaran apabila terjadi kesalahan segera terdeteksi. Dalam hal ini menyerupai pada pekerjaan pembuatan dan pemasangan kusen pintu dan jendela, pemasangan asesoris lainnya, juga jalan masuk air higienis dan kotor.


” sambungan dari artikel pengawasan dan pengendalian proyek


“bersambung ke artikel pengawasan dan pengendalian proyek berikutnya”



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon