Senin, 10 Juni 2019

Cara Pengetesan Tulangan Besi Beton

PENGETESAN TULANGAN ( BESI BETON )



Pemeriksaan tulangan dimaksudkan untuk mengetahui mutu tulangan yang dipakai. Tulangan diambil sampel pada tiap jenis diameter tulangan sepanjang 1 meter. Setiap 1 meter besi mewakili 100 ton material besi yang datang. Sampel tersebut lalu dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pengujian berpengaruh tarik dan lengkung statis baja. Pemeriksaan tulangan yang dilakukan antara lain ialah :


1)      Pemeriksaan Visual Tulangan


Yaitu mencakup pemeriksaan diameter tulangan yang digunakan dengan jangka sorong dan investigasi tulangan terhadap adanya cacat luar.


Pemeriksaan tulangan dimaksudkan untuk mengetahui mutu tulangan yang digunakan cara pengetesan tulangan besi beton


Gambar 1.1 Pengukuran Diameter Besi


2)      Pengujian Tarik Tulangan


Pengujian tarik dilakukan terhadap sampel tulangan dengan banyak sekali diameter dengan memakai mesin uji tarik sehingga didapatkan data regangan, tegangan leleh maupun berpengaruh tarik baja. Pengujian mutu besi tulangan ini dilakukan oleh Laboratorium Uji mekanik Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur (B2TKS) BPPT ( Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi ).
























































































Diameter


(mm)

Ao


(mm2)

Fe


(kN)

Fm


(kN)

σy


(N/mm2)

σu


(N/mm2)

ε


(%)

KodeKeterangan
1078,534,048,043361121Ex. KSBjTS 40sirip
13132,764,089,048267120Ex. KSBjTS 40sirip
16201,098,0135,048867220Ex. KSBjTS 40sirip
19283,4127,5175,045061822Ex. KSBjTS 40sirip
22379,9175,0242,046163820Ex. KSBjTS 40sirip
25490,6205,0300,041861128Ex. KSBjTS 40sirip

Tabel 1.2 Hasil Pengujian Kuat Tarik Statis Tulangan


(B2TKS BPPT, 2009)


Pemeriksaan tulangan dimaksudkan untuk mengetahui mutu tulangan yang digunakan cara pengetesan tulangan besi beton


Gambar 1.3 Pengujian Kuat Tarik Tulangan


Pemilihan mutu baja tulangan menyerupai dalam spesifikasi yang ada yaitu diubahsuaikan dengan pembebanan yang ada sehingga konstruksi berpengaruh alasannya ialah memenuhi spesifikasi pembebanan yang ada dan diameter yang sesuai sehingga tidak terjadi pemborosan biaya. Mutu baja tulangan diubahsuaikan dengan yang diinginkan oleh pemilik proyek serta tercantum dalam Rencana Kerja dan Syarat-syarat teknis.


1)      Pengujian Lengkung Statis Tulangan


Pengujian lengkung statis dilakukan terhadap sampel tulangan dengan banyak sekali diameter dengan memakai mesin uji lengkung statis sehingga didapatkan data gaya maksimum yang sanggup ditahan oleh tulangan hingga tulangan mengalami sudut lengkung 180º. Pengujian ini dilakukan oleh BPPT.

















































































Diameter


(mm)

Jarak Tumpuan (mm)Diameter Penekan (mm)Gaya Maksimum (KN)Sudut Lengkung (derajat)KodePenampilanKeterangan
1080505,1180Ex. KSTidak RetakBjTS 40sirip
131046511,2180Ex. KSTidak RetakBjTS 40sirip
161288017,5180Ex. KSTidak RetakBjTS 40sirip
191529522,4180Ex. KSTidak RetakBjTS 40sirip
2217611035,0180Ex. KSTidak RetakBjTS 40sirip
2520012540,0180Ex. KSTidak RetakBjTS 40sirip

Tabel 1.4 Hasil Pengujian Lengkung Statis Tulangan


(B2TKS BPPT, 2009)


Pemeriksaan tulangan dimaksudkan untuk mengetahui mutu tulangan yang digunakan cara pengetesan tulangan besi beton


Gambar 1.5 Pengujian Lengkung Statis Tulangan


Pemeriksaan tulangan dimaksudkan untuk mengetahui mutu tulangan yang digunakan cara pengetesan tulangan besi beton


Gambar 1.6 Hasil Pengujian Kuat Tarik Statis Tulangan Lengkung Statis Tulangan



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon