Senin, 17 Juni 2019

Analisis Specific Graviti Dan Perembesan Agregat Kasar

Percobaan ini bertujuan untuk memilih bulk dan apparent specific gravity dan absorpsi (absobsion) dari agregat bernafsu berdasarkan mekanisme ASTM C127. Nilai ini diharapkan untuk tetapkan besarnya komposisi volume agregat dalam beton.


PERALATAN

a.Timbangan dengan ketelitian 0,5gr yang memiliki kapasitas 5kg.

b.Keranjang besi diameter 203.2 (b”) dan tinggi 63,5mm (2,5”).

c.Alat penggantung keranjang.

d.Oven.

e.Handuk.


BAHAN – BAHAN

Bahan teladan agregat disiapkan sebanyak 11 liter dalam keadaan kering muka (SSD = Surface Saturated Dry). Contoh diperoleh dari materi yang diproses melalui alat pemisah atau dengan cara perempatan. Butiran agregat lolos saringan no. 4 tidak dapat.


PROSEDUR PRAKTIKUM

a.Benda uji direndam selama 24 jam.

b.Benda uji dikering mukakan (kondisi SSD) dengan menggulungkan handuk pada butiran agregat.

c.Timbang contoh. Hitung berat teladan kondisi SSD = A.

d.Contoh benda uji dimasukkan kekeranjang dan direndam kembali didalam air. Temperature air dijaga (73.4± 3)°F,dan kemudian ditimbang, sesudah ditimbang keranjang digoyang – goyangkan dalam air untuk melepaskan udara yang terperangkap. Hitung berat teladan kondisi jenuh = B.

e.Contoh dikeringkan pada temperatur (212 – 230)°F. Setelah didinginkan kemudian ditimbang. Hitung berat teladan kondisi kering = C.


APARATUS UNTUK ANALISIS SPESIFIC GRAVITY

DAN PENYERAPAN AGREGAT KASAR



Untuk Download file ini beserta hasil hitungan percobaan dalam bentuk Microsoft word 2003 sanggup klik dibawah:



http://www.ziddu.com/d0wnl0ad/7748186/ANALISISSPECIFICGRAVITYDANPENYERAPANAGREGATKASAR.doc.html



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon