Rabu, 20 Februari 2019

Membangun Rumah Kos Atau Kontrakan

Perkembangan suatu kota tertentu menyerupai jakarta memiliki daya tarik sendiri bagi sebagaian masyarakat untuk tiba ke kota ini dengan aneka macam alasan, baik untuk keperluan mencari pekerjaan, bisnis , berguru pada kampus tertentu atau sekedar jalan-jalan rekreasi, hal ini tentu membawa permasalahan tersendiri pada kawasan tinggal yang diperlukan, banyak  pengusaha maupun penduduk orisinil jakarta kemudian memanfaatkan situasi ini sebagai sebuah peluang perjuangan rumah kos, rumah kontrakan, penginapan atau hotel.


Contoh gambar skema rumah kos / rumah kontrakan


Perkembangan suatu kota tertentu menyerupai jakarta memiliki daya tarik sendiri bagi sebagai membangun rumah kos atau kontrakan


Bayangkan saja , hanya berdiam diri dirumah menunggu pintu diketuk tiap final bulan maka rezeki sudah tiba melebihi honor peekerja kantoran level manajer 🙂 lezat bukan, tentu saja 🙂 , namun selain berusaha memperoleh laba bulanan secara maksimal sebaiknya para pengusaha rumah kos benar-benar memperhatikan kenyamanan, keamanan dan ketenangan anak kos dalam menempati rumah atau kamar yang disewakanya , tips berikut ini mungkin dapa mengatakan komplemen atau sekedar mengingatkan pada bapak atau ibu kos biar bisnis kos-kosanya tambah mantap dan terus berkembang


 


Tips membangun rumah kos atau kontrakan



  1. Rencanakan dengan baik rumah kos yang akan dibangun biar memenuhi kriteria keindahan , kenyamanan, dan ketenangan penghuni kos nantinya, jikalau di rencanakan bermetamorfosis 2 lantai , 3 lantai dan seterusnya maka perlu dipersiapkan pondasi rumahnya semenjak awal sehingga tidak banyak terjadi retakan tembok akhir kolom rumah tidak bisa menahan struktur bangunan pasca pengembangan dan akibar terfatalnya tentu keruntuhan bangunan, tentu kita tidak menghaapkan untuk mengatakan ganti rugi pada korban akhir keruntuhan rumah kos kita bukan 🙂

  2. Pastikan sirkulasi udara higienis dan cantik pada setiap kamar, jikalau tidak memungkinkan bisa disediakan exchaust fan atau kipas angin sebagai alat bantu komplemen sirkulasi udara.

  3. Berikan kawasan parkir motor yang cukup untuk semua penghuni kos dan atur semaksimal mungkin dari segi keamanan.

  4. Pastikan air higienis sanggup mengalir setiap hari secara lancar.

  5. Kelola sebaik mungkin mengenai kegiatan pembayaran yang disepakati bersama.

  6. Jadilah bapak kos atau ibu kos yang menyenangkan, sesekali dekatilah anak kos dengan menunjukkan makanan 🙂 ini tentu bisa menciptakan anak kos ingin berlama – usang alasannya yaitu ada ikatan batin tersendiri baik antar penghuni kos maupun pengelola kos.

  7. Pastikan septic tank sanggup berfungsi dengan baik dan benar, segera lakukan pengurasan jikalau mendekati penuh.

  8. Jaga kebersihan rumah kos setiap hari.

  9. Berikan peraturan yang harus ditaati anak kos demi kenyamanan dan keamanan bersama.

  10. Biaya kos jangan terlalu mahal 🙂 anggap saja sedikit berinfak 🙂


Demikian beberapa tips mengelola rumah kos, apa lagi tips yang lain ? 🙂



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon