Senin, 17 Desember 2018

Menghitung Material Rumah Itu Tidak Sederhana

Ini yaitu sebuah klarifikasi perihal bagaimana memperkirakan kebutuhan material bangunan untuk membangun rumah atau cuilan konstruksi lainya yang perlu diketahui bahwa menghitung material rumah lengkap itu bukanlah suatu pekerjaan yang sederhana dan cepat dilakukan, mari kita bahas disini.


Dalam sebuah blog yang khusus membahas perihal tips bangkit rumah ternyata seringkali ada komentar yang bersifat pertanyaan singkat namun jawabanya panjang dengan pola menyerupai ini


 


A : pak kira-kira berapa ya biaya untuk menciptakan rumah tipe 36 menggunakan materi dari batako? berapa semen berapa pasir? tidak usah menggunakan cat tembok dulu kira-kira berapa rumah berdiri saja yang penting. terima kasih


dan oleh komentator lainya yang tampaknya mengetahui cukup banyak perihal ilmu bangunan menunjukkan balasan yang cukup sederhana sebab mungkin tahu bahwa pertanyaan tersebut membutuhkan banyak waktu untuk menjawabnya. sebab sebuah perencanaan desain rumah perlu di mulai dari pembuatan gambar rumah, perhitungan struktur, perhitungan RAB hingga mencari kebutuhan material, dan inilah balasan dari rekan lainya.


B : pikir sendiri dong = – = ni kan buat tulis komentar ko nulisnya pertanyaan =- =-


 


Kedua komentar diatas sanggup dilihat disini


Begitulah kiranya sebuah citra perihal pertanyaan yang sering diajukan kepada engineer teknik sipil, pertanyaanya memang singkat namun untuk menjawabnya bukanlah sesuatu yang sanggup dilakukan secara cepat, kecuali jikalau kedepanya sudah tercipta sofware desain rumah yang sanggup membantu pekerjaan engineer secara cepat dalam hitungan menit atau bahkan detik 🙂


 


Jika kita jawab komentar A diatas maka balasan yang sanggup diberikan mungkin hanya sebatas asumsi biaya secara tidak teliti yaitu jikalau harga bangkit rumah Rp.2.000.000,00/m2 bangunan maka untuk membangun rumah tipe 36 diharapkan biaya sebesar 2jt x 36 m2 = 72juta.


Jadi pada dasarnya untuk menghitung material satu  rumah utuh  harus melewati proses desain sebelumnya yang kurang lebih secara umum urutanya sebagai berikut



  1. Membuat data desain rumah, menyerupai pengecekan kondisi existing tanah mencakup ukuran, bentuk dan kondisi tanah.

  2. Membuat sketsa dan tampak rumah, sehingga sanggup dilihat pada cuilan mana terdapat dinding penyekat dan material jenis apa yang digunakan.

  3. Menghitung struktur rumah untuk memilih ukuran kolom, balok dan plat yang berpengaruh menahan beban rumah.

  4. Menggambar detail struktur dan arsitektur bangunan.

  5. Menghiung volume masing-masing item pekerjaan menyerupai pondasi, pasangan dinding kerikil bata.

  6. Mencari data koefisien analisa harga satuan bangunan.

  7. Menghitung planning anggaran biaya bangunan.

  8. Menghitung kebutuhan material bangunan.


 


Namun damai saja sebab sudah dibentuk solusi untuk menghitung material satu item pekerjaan tertentu saja secara cepat yang misalnya sanggup dilihat pada beberapa artikel di ilmusipil.com dengan judul berikut ini sanggup dilihat melalui kolom pencarian


Cara Cepat menghitung kebutuhan material bangunan



  • Cara menghitung kebutuhan pasir dan semen

  • Cara menciptakan bestat besi tulangan

  • Cara menghitung RAB planning anggaran biaya bangkit rumah

  • menghitung harga borongan upah tukang bangunan

  • menghitung berat besi

  • menghitung kebutuhan keramik

  • Contoh perhitungan volume bangunan

  • Analisa harga dan materi pekerjaan plafond

  • Cara menghitung koefisien analisa harga satuan bangunan

  • cara menghitung kebutuhan atap genteng

  • Cara menghitung kebutuhan keramik

  • Menghitung berat besi tanpa tabel

  • cara menghitung volume material pasangan bata

  •  Cara menghitung volume besi beton bertulang

  • cara menghitung volume material pondasi

  • mengitung volume pekerjaan dengan autocad


Begitulah kurang lebih sebuah citra yang menjelaskan bahwa aktivitas menghitung kebutuhan material rumah utuh itu tidak sederhana, jadi sanggup dikatakan cukup membutuhkan banyak waktu dan tenaga untuk menjawab  sebuah pertanyaan singkat : Saya akan membangun rumah tipe 45 tingkat 2 lantai minimalis berapa kebutuhan besinya? 🙂



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon