Rabu, 19 Desember 2018

Eset: Developer Game Asia Jadi Sasaran, Gamer Harus Hati-Hati


ESET: Waspada h4ck3r games online – Game yaitu candu bagi siapa saja, tidak pandang umur dan strata sosial. Setiap orang suka bermain game, renta muda, besar kecil semua menyukainya. Apalagi dengan adanya smartphone, semakin memudahkan orang untuk bermain game secara online dan terhubung dengan banyak orang dari aneka macam negara. Hasrat ini diendus oleh penciuman tajam para h4ck3r games online, jadi tidak aneh jikalau kemudian game jadi alat untuk melaksanakan kejahatan.





 semakin memudahkan orang untuk bermain game secara online dan terhubung dengan banyak ora ESET: Developer Game Asia Makara Sasaran, Gamer Harus Hati-hati




Seperti yang ESET lihat bahwa developer game Asia terus menjadi sasaran dengan serangan rantai pasokan yang mendistribusikan malware yang ditandatangani secara sah ke semua pengguna mereka.





Ini bukan pertama kalinya industri game menjadi sasaran peretas yang mengkompromikan developer game, memasukkan backdoor ke dalam game, dan kemudian menyebarkan malware mereka sebagai perangkat lunak yang sah.





Peneliti ESET baru-baru ini menemukan dua game dan satu aplikasi platform game yang berhasil dioprek untuk memasukkan backdoor. Mengingat bahwa serangan-serangan ini sebagian besar ditargetkan terhadap industri game Asia maka sudah sepatutnya para gamer yang doyan mengunduh game lebih berhati-hati jikalau tidak mau jadi korban h4ck3r games online.





Target dan
Distribusi





Meskipun malware
menggunakan konfigurasi yang berbeda di setiap kasus, tiga produk perangkat
lunak yang terkena efek mempunyai arahan backdoor yang sama dan diluncurkan
menggunakan prosedur yang serupa. Namun, hingga ketika ini, dua produk sudah
tidak lagi menyertakan backdoor, sementara salah satu developer masih
mendistribusikan versi yang sudah diretas.





Berdasarkan telemetri
ESET diketahui bahwa para korban sebagian besar berlokasi di Asia, dengan
Thailand sebagai korban terbesar. Mengingat popularitas aplikasi yang sudah
diracuni oleh peretas masih didistribusikan oleh pengembangnya, tidak
mengherankan jikalau jumlah korbannya mencapai puluhan bahkan ratusan ribu.





Game tersebut
bernama Infestation, dan diproduksi oleh developer game Thailand, Electronics
Extreme. ESET telah mencoba memberi tahu mereka beberapa kali, melalui berbagai
cara semenjak awal Februari, tetapi tidak berhasil. Masalahnya Infestation yang
sukses di Thailand mempunyai lisensi untuk membawa game ini secara global.
Bahkan portal game di Indonesia pernah ikut mengulas game ini.





Yang menarik dari
temuan ESET lainnya yaitu ketika malware diperiksa untuk mengetahui apakah
bahasa sistemnya memakai Rusia atau Tiongkok, diketahui bahwa malware
didesain oleh pengembangnya untuk tidak menyerang pada komputer yang dikonfigurasi
menggunakan dua bahasa tersebut.





Technical
Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh melihat fenomena
serangan ini menyampaikan “Penggunaan backdoor menjadikan banyak dugaan karena
fungsinya yang luas. Salah satunya yaitu spionase atau alasan lainnya, seperti
mencari laba finansial. Apa pun alasan di balik serangan tersebut, jelas
jika pasar Asia menjadi sasaran mereka yang ke depan mungkin sanggup digunakan
untuk pekerjaan yang lebih besar”.





Sulit dipungkiri jikalau Asia memang mempunyai potensi yang sangat besar mengingat banyak negara Asia mempunyai jumlah penduduk dan pemain game yang besar, berdasarkan perusahaan riset Niko Partners memperkirakan bahwa jumlah adonan dari gamer PC dan seluler di Asia Tenggara akan meningkat hingga 400 juta, yang mengumpulkan pendapatan adonan sebesar $4,4 miliar USD pada tahun 2021.







Sementara berdasarkan Newzoo diketahui bahwa penggunaan ponsel di Asia Tenggara telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa, terus tumbuh pada tingkat lebih dari 3,5 juta pengguna per bulan, dan dengan meningkatnya penetrasi kartu kredit di tempat ini, sanggup diperkirakan bahwa game digital akan terus marak berlanjut.





Besarnya pasar ini tentu menggiurkan bagi para h4ck3r games online untuk memanfaatkannya untuk banyak hal dan kepentingan. Mengatasi dilema ini ESET mempunyai beberapa tips bagi pengguna biar terhindar dari ancaman h4ck3r games online menyerupai ini:





  1. Sebelum mengunduh apa pun di toko resmi aplikasi, biasakan untuk membaca review atau ulasan pada game yang ingin diunduh.
  2. Selalu melaksanakan update
  3. Selalu mengunduh dan update melalui situs resmi pengembang
  4. Bagi gamer yang sudah mengunduh game Infestation sebaiknya segera melaksanakan uninstal sesegera mungkin.
  5. Segera lakukan deteksi dengan solusi keamanan yang dimiliki.
  6. Gunakan antivirus yang komprehensif. ESET sanggup mendeteksi ancaman ketiga malware tersebut sebagai Win32/HackedApp.Winnti.A, Win32/HackedApp.Winnti.B, & sebagai payload  Win32/Winnti.AG, dan tahap kedua sebagai Win64/Winnti.BN.




Sumber: ReleasePT Prosperita Mitra Indonesia – IT SECURITY FOCUS




style="display:block"
data-ad-client="ca-pub-7299050187086935"
data-ad-slot="9246286780"
data-ad-format="auto"
data-full-width-responsive="true">


Sumber https://www.teknoiot.com


EmoticonEmoticon