Sabtu, 22 Desember 2018

105 Situs Web Politisi Indonesia, Termasuk Situs Kepresidenan Ri Tidak Aman


 Termasuk Situs Kepresidenan RI Tidak Aman  105 Situs Web Politisi Indonesia, Termasuk Situs Kepresidenan RI Tidak Aman




Menurut sebuah penelitian oleh situs web konsumen yang berbasis di Inggris, Comparitech, mempelajari sekitar 149 situs web politisi Indonesia dan menemukan bahwa 105 di antaranya tidak mempunyai enkripsi Secure Sockets Layer (SSL), yang berarti bahwa koneksi pengunjung ke situs tersebut tidak privasi atau tidak aman.





Dari laporan tersebut terungkap bahwa dari 149 situs web politisi tanah air hanya sekitar 30 persen yang terlindungi dengan penggunaan HTTPS. Dan salah satu situs website yang masuk dalam kategori tidak kondusif untuk di jelajahi yakni situs Kepresiden RI (http://presidenri.go.id/).





Secara keseluruhan, Comparitech menyampaikan pihaknya meneliti situs web lebih dari 7.500 politisi di 37 negara, termasuk Indonesia.





Dikatakan tiga dari lima situs web yang diteliti tidak mempunyai enkripsi Hyper Text Transfer Protocol Secure (HTTPS) dasar.





HTTPS, versi HTTP yang aman, menyembunyikan komunikasi antara browser pengguna dan situs web yang ia kunjungi.





SSL dipakai untuk mengatur koneksi terenkripsi antara browser dan situs, dan sangat penting untuk mengamankan transaksi perbankan dan belanja online.





“Sekitar setengah dari situs web politisi meliputi beberapa bentuk input di mana pengguna sanggup mendaftarkan akun, masuk, mendaftar untuk berita, atau mengirim pesan.





“Formulir ini sering meminta pengguna untuk memasukkan informasi eksklusif ibarat nama atau alamat email.





“Tidak satu pun dari interaksi ini yang sanggup terlindungi dengan baik tanpa HTTPS,” kata Comparitech dalam sebuah artikel yang melaporkan temuan penelitiannya ( https://www.comparitech.com/blog/vpn-privacy/politicians-https-study/ ).





Namun, beberapa politisi Indonesia juga mempunyai enkripsi SSL untuk situs web mereka.





Mereka termasuk yang terlindungi salah satunya Kepala Staff Presiden
Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Purn) Moeldoko (https://www.moeldoko.com/) dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Jenderal Tentara Nasional Indonesia (HOR) (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan (https://luhutpandjaitan.id/).





Comparitech menyampaikan bahkan situs web yang tidak menyertakan bidang input formulir idealnya harus memakai HTTPS untuk mengenkripsi konten yang dilihat pengguna di situs tertentu.





“HTTPS mengenkripsi data dalam perjalanan sehingga pihak ketiga yang tidak berwenang tidak sanggup menyadap dan menguraikannya.





“Sertifikat SSL yang valid juga mengautentikasi situs web, membantu memastikan pemilih bahwa mereka berada di situs web orisinil dari politisinya dan bukan yang abal-abal.





“Memperoleh akta SSL dan menerapkan HTTPS tidak sulit atau mahal sehingga politisi mempunyai sedikit alasan untuk tidak mengamankan situs mereka dengan baik,” kata Comparitech.





Namun, beberapa pakar keamanan siber telah menunjukkan bahwa kurangnya akta keamanan ibarat SSL belum tentu merupakan kerentanan kritis.





Ini alasannya walaupun tindakan pengamanan ibarat itu melindungi data pengguna biar tidak dibajak dan dilihat oleh pihak lain, itu hanya sanggup terjadi bila peretas dan korban berada di jaringan yang sama, dan juga membutuhkan alat dan keterampilan.





Dalam studi tersebut, Amerika Serikat berada di posisi pertama dalam hal mempunyai persentase terendah situs web politisi tanpa enkripsi HTTPS (26,2%), diikuti oleh Inggris (30,65%), Jerman (31,92%), Australia (37,44) %) dan Denmark (41,3%).





Indonesia, di mana 70,47% situs web politisi yang tidak mempunyai enkripsi HTTPS, berada di posisi 19 sedangkan Korea Selatan dengan 92,31% yakni yang terakhir di antara 37 negara yang terlibat dalam penelitian ini.





Dataset lengkap Comparitech sanggup diakses di tautan berikut:  https://docs.google.com/spreadsheets/d/1dXBWyV4Xy6ZTve93I9KOGCxW0E9hmlX-rk4rBeMObd0/edit?ts=5bd71d79#gid=38968544




style="display:block"
data-ad-client="ca-pub-7299050187086935"
data-ad-slot="9246286780"
data-ad-format="auto"
data-full-width-responsive="true">


Sumber https://www.teknoiot.com


EmoticonEmoticon