Rabu, 26 Desember 2018

10 Film Terbaik Yang Dibintangi Oleh Adinia Wirasti

Kalau Anda pernah menonton film “Ada Apa dengan Cinta” yang rilis di tahun 2002, Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta. Ya, gadis tersebut yakni Adinia Wirasti.


Image gadis tomboy yang tidak pernah dandan tersebut sekarang sudah tak tampak lagi pada diri perempuan kelahiran 19 Januari 1987 itu. Yang ada hanyalah sosok aktris cantik, dewasa, dan terlihat piawai beradu tugas dengan siapapun lawan mainnya.


Ingin mengenal sosok Adinia Wirasti secara lebih dalam? Simak ulasan Bacaterus mengenai 10 film Adinia Wirasti yang tebaik berikut ini.


10 Film Terbaik Adinia Wirasti


1. Apa Apa dengan Cinta [2002]


 Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Adinia Wirasti


Adinia Wirasti memulai debutnya dalam dunia acting melalui film “Ada Apa dengan Cinta” (AADC) yang pertama. Di film tersebut, Adinia memerankan sosok Karmen, gadis tomboy, penggemar basket, dan tidak kenal takut. Karmen tergabung dalam Geng Cinta, geng yang dipelopori oleh Cinta (Dian Sastrowardoyo), Milly (Sissy Priscillia), Alya (Laudya Cheril), dan Maura (Titi Kamal).


Boleh dibilang, Adinia memulai debutnya ini ketika usianya masih sangat belia, yakni 15 tahun. Meskipun kiprahnya tidak sebesar Dian Sastrowardoyo yang mendapat tugas utama, tetapi film AADC ini menciptakan nama Adinia Wirasti semakin dikenal publik.


2. Tentang Dia [2005]


 Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Adinia Wirasti


Di film kedua ini, Adinia Wirasti menjadi tugas pendukung. Ia berperan sebagai perempuan berjulukan Rudi. Namun, kiprahnya tersebut justru menciptakan dirinya mendapat Piala Citra Aktris Pendukung Terbaik.


Fokus dongeng film ini yakni Gadis (Sigi Wimala), perempuan penyendiri dan pemurung sesudah mendapat pengkhianatan dari kekasihnya yang berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Ketika semua teman-temannya menganggap Gadis absurd dan kuper, justru Randu (Fauzi Baadilla) jatuh cinta padanya.


Saat Gadis mengalami kecelakaan, ia bertemu dengan Rudi, perempuan yang membawanya berpetualang dan menciptakan Gadis bisa menjadi dirinya sendiri. Namun, perilaku Rudi yang over protektif justru disalahartikan oleh Gadis.


3. Dunia Mereka [2006]


 Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Adinia Wirasti


Dunia Mereka yakni film Adinia Wirasti yang ketiga, di mana ia mendapat tugas utama dalam film ini. Sayangnya, film ini tidak sepopuler “AADC” atau “Tentang Dia”. Dalam film “Dunia Mereka”, Adinia dipasangkan dengan Christian Sugiono.


Sinopsis film ini bercerita ihwal kehidupan Filly (Adinia Wirasti), seorang gadis yang hanya tertarik pada genre musik blues. Filly pun bergabung dengan grup musik Ivan (Christian Sugiono). Filly dan Ivan kesudahannya erat dan kemudian Ivan menemukan sesuatu hal di balik kepribadian Filly yang tertutup. Keterasingan Filly ternyata semata-mata merupakan pilihan yang ia jalani alasannya yakni perasaan bersalah.


Hingga suatu ketika grup musik mereka mendapat usulan rekaman, tetapi harus mengubah genre musiknya menjadi pop yang lebih komersil. Ivan berpikir realistis, sedangkan Filly bersikap tegas untuk menolak memainkan musik selain blues. Konflik inilah merupakan benang merah dongeng film ini.


4. 3 Hari untuk Selamanya [2007]


 Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Adinia Wirasti


5 tahun sesudah “AADC”, Adinia Wirasti kembali dipertemukan dengan Nicholas Saputra. Kali ini, mereka berdua memang dipasangkan sebagai pemeran utama. Film Adinia Wirasti yang disutradari oleh Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana ini merupakan film low budget, tapi sarat akan makna.


Ambar (Adinia Wirasti) dan Yusuf (Nicholas Saputra) yakni saudara sepupu. Mereka menempuh perjalanan Jakarta – Yogyakarta dengan memakai mobil. Perjalanan yang harusnya bisa ditempuh selama setengah hari ternyata menjadi tiga hari alasannya yakni beberapa hal.


Dalam perjalanan ini, dua saudara yang mempunyai sifat berbeda ini mencar ilmu ihwal perbedaan dan mengambil keputusan dari hal-hal sederhana yang terjadi selama perjalanan mereka. Perjalanan mereka selama tiga hari itu menciptakan mereka banyak mencar ilmu mengenai jadi diri sendiri, persahabatan, cinta, harapan, kematian, takdir, dan mengambil keputusan.


5. Laura & Marsha [2013]


 Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Adinia Wirasti

* sumber: www.tamanfilm.com


Dalam film Adinia Wirasti yang kali ini Anda akan diajak berkeliling menikmati keindahan negara-negara di Eropa. Ya, film ini memang banyak mengambil setting di Eropa.


Laura & Marsha yakni film mengenai dua sahabat dengan sifat yang berbeda. Laura (Prisia Nasution) tidak pernah berpikir untuk meninggalkan Jakarta, apalagi sesudah ia menjalani 4 tahun hidupnya sebagai single parent. Sementara Marsha (Adinia Wirasti) yakni penulis buku travelling yang belum pernah ke Eropa dan ingin sekali mengunjungi Eropa untuk mengenang kepergian ibunya.


Ketika mereka berdua memulai perjalanan ke Eropa, mereka banyak berselisih paham selama perjalanan. Ternyata mereka menemukan bahwa ada banyak hal yang tidak mereka ketahui satu sama lain meskipun mereka sudah erat semenjak SMA. Ketika Marsha tahu alasan Laura mau ikut ke Eropa, pertengkaran hebat pun terjadi. Mampukah mereka menuntaskan perjalanan mereka di Eropa dan berbaikan kembali?


6. Kapan Kawin? [2014]


 Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Adinia Wirasti


Boleh dibilang film “Kapan Kawin?” ini merupakan pengalaman pertama Adinia bermain dalam film drama dengan sentuhan komedi. Dalam film ini, Adinia berpasangan dengan Reza Rahadian yang kemampuan acting-nya memang luar biasa hebat.


Sejatinya, film ini menceritakan ihwal fenomena yang sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Seorang perempuan karir yang sukses, Dinda (Adinia Wirasti), terpaksa menyewa seorang laki-laki berjulukan Satrio (Reza Rahadian) untuk berpura-pura menjadi kekasihnya. Dinda merasa terus diteror dengan pertanyaan “Kapan kawin?” sehingga ia memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya dengan “kekasih” sewaannya ini.


Satrio yang berprofesi sebagai bintang film amatiran ternyata sangat annoying dan tidak bisa berhubungan dengan baik. Akhirnya, banyak kekacauan yang ditimbulkan oleh Satrio sehingga menciptakan Dinda kesulitan.


7. Ada Apa dengan Cinta? 2 [2016]


 Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Adinia Wirasti


Tahun 2016 kemudian Adinia kembali membintangi sekuel film AADC, yang judulnya yakni “Ada Apa dengan Cinta? 2” dan masih berperan sebagai Karmen. Tapi tentu saja tampilan Karmen di AADC 2 ini jauh lebih feminin dan manis.


Sebelum memulai perjalanan dengan Geng Cinta ke Yogyakarta, diketahui bahwa Karmen sempat kecanduan narkoba sebagai pelariannya alasannya yakni suaminya menduakan dengan perempuan lain. Namun, Geng Cinta selalu ada untuk memberi support untuknya.


Fokus AADC 2 tentu saja pada kisah Cinta (Dian Sastrowardoyo) dan Rangga (Nicholas Saputra) yang semakin complicated. Akan tetapi, kehadiran Karmen (Adinia Wirasti), Milly (Sissy Priscillia), dan Maura (Titi Kamal) tetap membawa warna tersendiri untuk film ini.


8. Cek Toko Sebelah [2016]


 Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Adinia Wirasti


Dari sekian banyak film Adinia Wirasti, nampaknya Cek Toko Sebelah inilah yang bisa dinikmati oleh banyak sekali kalangan. Film garapan Ernest Prakasa ini menceritakan ihwal fenomena keluarga keturunan Tionghoa yang sering menyekolahkan anak-anaknya hingga tinggi, tapi pada kesudahannya mereka diminta untuk meneruskan perjuangan keluarga.


Dalam film ini Adinia berperan sebagai Ayu, istri dari Yohan (Dion Wiyoko), anak sulung Koh Afuk (Chew Kinwah). Koh Afuk mempunyai perjuangan sebuah toko kelontong yang cukup maju. Namun, ia lebih menentukan Erwin (Ernest Prakasa), putra keduanya yang sukses berkarir di dunia perkantoran, untuk meneruskan perjuangan tokonya. Yohan pun merasa tidak dianggap padahal ia merasa lebih berpotensi untuk meneruskan toko tersebut.


9. Critical Eleven [2017]


 Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Adinia Wirasti


Setelah “Kapan Kawin?”, Adinia kembali dipertemukan dengan Reza Rahadian dalam film Critical Eleven. Namun, film drama ini cenderung lebih serius dan memainkan emosi penontonnya.


Critical Eleven menceritakan ihwal Anya (Adinia Wirasti) dan Ale (Reza Rahadian) yang berkenalan di dalam pesawat dan korelasi mereka berlanjut hingga ke jenjang pernikahan. Mereka berdua memutuskan untuk pindah ke New York dan memulai hidup gres di sana.


Sayangnya, mahligai rumah tangga mereka tidak berjalan semulus yang diharapkan. Mereka mengalami sebuah bencana di mana cinta mereka berdua mulai dipertanyakan satu sama lain.


10. Susah Sinyal [2017]


 Anda niscaya pernah melihat gadis tomboy yang termasuk anggota Geng Cinta 10 Film Terbaik yang Dibintangi oleh Adinia Wirasti

* sumber: niwayanprima.blogspot.co.id


Ernest Prakasa kembali mengajak Adinia Wirasti dalam film yang rilis pada final 2017, yaitu “Susah Sinyal.” Lagi-lagi Ernest mengangkat film dengan jalan dongeng ringan yang memang kerap terjadi di kehidupan kita sehari-hari.


Sebagai single parent dengan karir yang sukses, Ellen (Adinia Wirasti), selalu disibukkan dengan pekerjaannya sehingga jarang mempunyai waktu dengan putri semata wayangnya, Kiara (Aurora Ribero). Akhirnya, Kiara menjadi pemberontak dan sering mencurahkan isi hatinya di media sosial. Beruntung Kiara masih mempunyai Agatha (Niniek L. Karim), Ibunda Ellen yang sangat mencintai Kiara.


Ketika Agatha meninggal, Ellen berusaha berdamai dengan Kiara. Ellen merencanakan liburan ke Sumba dan mereka pun kembali berbaikan. Namun, ketika kembali ke Jakarta, Ellen dihadapkan pada duduk perkara pekerjaan yang membuatnya tak bisa menepati akad kepada Kiara.


Kiara murka dan pergi sendiri ke Sumba, kawasan di mana ia merasa senang untuk terakhir kalinya. Apakah Ellen sanggup menemukan Kiara? Akankah Kiara sanggup kembali percaya dengan ibunya? Saksikan film Adinia Wirasti ini untuk menemukan jawabannya.


Itulah kumpulan film Adinia Wirasti yang paling terkenal atau berkesan dalam perjalanan karirnya. Namanya sebagai aktris Indonesia mulai diperhitungkan melihat film-film yang ia bintangi cukup sukses dan menghibur bagi masyarakat.



Sumber https://bacaterus.com


EmoticonEmoticon