Sabtu, 20 Oktober 2018

Wacana Sinonim, Antonim, Dan Hiponim

Wacana yaitu rentetan kalimat yang menghubungkan proposisi yang satu dengan proposisi yang lainnya, membentuk satu kesatuan, sehingga terbentuklah makna yang harmonis di antara kalimat-kalimat itu. Lebih lanjut dikatakan bahwa wacana yaitu kesatuan bahasa terlengkap dan tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau klausa dengan koherensi dan kohesi yang tinggi yang berkesinambungan, yang bisa mempunyai awal dan selesai yang nyata, disampaikan secara mulut dan tertulis (J. S. Badudu).


Contoh Wacana Sinonim:
Wacana sinonim secara sederhana sanggup dimaknai sebagai wacana yang terbangun atas kalimat-kalimat yang mengandung kata yang bersiononim. Agar lebih mduah dipahami, perhatikanlah contoh-contoh berikut!
  1. Dasar ideologi negara Indonesia yaitu Pancasila. Paham tersebut dikemukakan oleh Ir. Soekarno dan disahkan dalam sidang PPKI. Sebagai filsafat dasar negara Republik Indonesia, Pancasila digali dari nilai-nilai agama dan budaya bangsa Indonesia.
  2. Bahasa itu bersifat arbitrer. Sifatnya yang manasuka tersebut menciptakan anak cukup umur kerap memunculkan bahasa-bahasa gaul. Oleh sebab itu, setiap orang bersikap adikara terhadap bahasa.
  3. Seorang pemimpin harus berlaku adil terhadap bawahannya. Apabila hal tersebut dilakukan,  ia yaitu sosok pemimpin yang lurus dan jujur.
  4. Wacana yaitu satuan bahasa terlengkap. Di dalam Tesaurus Bahasa Indonesia, Wacana mempunyai arti yang sama dengan artikel, bacaan, dialog, ceramah, diskusi, khotbah, komunikasi, lektur, percakapan, pidato, pustaka, surat, dan teks.
  5. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Angkatan 2016 Universitas Papua ditugasi oleh salah seorang dosen. Perintahnya yaitu menciptakan pola wacana yang berkaitan dengan sinonim, antonim, hiponim, dan repetisi. Pekerjaanya akan dikumpulkan sebagai nilai UAS. (Sumber: Aplikasi Tesaurus Bahasa Indonesia)

Contoh Wacana Antonim
Wacana antonim merupakan lawan dari wacana sinonim, yaitu wacana yang terbangun dari kalimat-kalimat yang terbentuk oleh kata-kata yang bertentangan. Maksudnya, antarkalimat terdapat kata-kata yang berantonim. Lihat pola di bawah ini!
  1. Mahasiswa yang hadir disuruh menandatangani Berita Acara UAS. Sementara itu, mahasiswa yang bolos tidak diperkenankan mengikuti ujian.
  2. Pekerjaan itu harus dikerjakan oleh ahli, tidak diizinkan dikerjakan oleh mereka yang masih amatir. 
  3. Singa merupakan binatang buas, tidak ibarat anjing yang sifatnya jinak.
  4. Beberapa hari terakhir, kondisi jaringan internet semakit lambat. Tidak ibarat biasanya, mengunduh fail sanggup dilakukan dengan cepat.
  5. Cerpen yaitu salah satu jenis prosa fiksi. Meskipun sebagian besar kisahnya diangkat dari kejadianya nyata/fakta, cerpen tetap bersifat fiktif.
  6. Mereka menebang hutan tanpa izin yang sah dari pemerintah. Dengan perkataan lain, aktivitas itu dilakukan secara ilegal. (Sumber: Linus. (tt). Kamus Sinonim Bahasa Indonesia. Wikipedia Bahasa Indonesia dan Ensiklopedia bebas)

Contoh Wacana Hiponim
Hiponim diartikan sebagai kata yang mempunyai makna lebih sempit dan terliput dalam makna dari suatu katayang lebih umum. Di sisi hal ini, wacana hiponim merupakan wacana yang mengandung kalimat-kalimat yang dikonstruksi untuk menyebutkan satu istilah khusus untuk beberapa objek/hal. Untuk lebih gampang dipahami, perhatikan beberapa pola di bawah ini.
  1. Tumbuhan monokotil atau berkeping biji satu, mencakup jagung, padi, dan kelapa.
  2. Manusia, hewan, dan tumbuhan merupakan makhluk hidup yang mendiami planet bumi. Ketiga hidup saling berpengaruh.
  3. Dosen dan mahasiswa yaitu kelompok masyarakat akademik atau biasa dikenal dengan ungkapan civitas academica.
  4. Kucing, anjing, dan babi yaitu binatang yang tergolong ke dalam mamalia sebab sanggup beranak dan menyusui.
  5. Cacing, kelabang, lalat, dan ulat merupakan pola binatang invertebrata atau jenis binatang tak bertulang belakang. (Sumber: KBBI Daring 2015)

==========
Author:
ariesrutung95

Sumber http://ariesrutung.blogspot.com


EmoticonEmoticon