Sabtu, 20 Oktober 2018

Tips Sukses Sebagai Anak Tukang Bangunan

Bagi semua anak tukang bangunan di seluruh indonesia maupun dunia, dengarkanlah beberapa tips hidup sukses sebagai anak tukang bangunan yang akan kita uraikan ini. yakinlah bahwa kita telah dipersiapkan oleh Tuhan untuk menjalankan suatu kiprah di masa depan. dan kiprah itu hanya akan sanggup dijalankan dengan baik sehabis kita melewati pelajaran dan pengalaman berharga yang dalam hal ini dititipkan pada sebuah keluarga dengan orang bau tanah bekerja sebagai tukang bangunan. Kita tidak bisa menentukan ketika lahir mau berada di rumah presiden atau petani. Namun semua sama saja dan yakinlah bahwa apa yang telah terjadi merupakan cara Tuhan dalam mendidik kita biar bisa menjadi insan seutuhnya. Kita tahu bahwa pekerjaan orang bau tanah kita sebagai tukang bangunan merupakan suatu profesi sangat mulia alasannya yaitu dari tangan-tangan terampil tersebut, ditambah kucuran keringat yang seringkali harus memeras tenaga membanting tulang, menjemur tubuh disaat panas terik matahari, mengguyur tubuh disaat hujan deras mengalir. yah.. dari kerja keras para tukang lalu terbangun rumah-rumah penduduk, gedung-gedung kantor, istana negara sehingga aktifitas kehidupan dunia sanggup berjalan.


 


Dari semua kehebatan tersebut tentu tak jarang mengalami hambatan. contohnya ketika ingin menyekolahkan anaknya ke sekolah SD,SMP,SMA hingga akademi tinggi maka seringkali terbentur dengan biaya pendidikan yang terkadang mencekik, padahal honor tukang bangunan perhari harus dibagi rata untuk membiayai seluruh anggota keluarga, belum lagi kalau anaknya banyak. maka kiprah kita sebagai anak tukang bangunan yaitu membantu meringankan beban dengan apa yang bisa kita lakukan, setidaknya kita berusaha melaksanakan yang terbaik untuk diri kita sendiri itu sudah sangat bagus, mengenai hal ini mari kita bahas.


 


Tips sukses sebagai anak tukang bangunan



  1. Hidup mendapatkan dan tidak perlu mengikuti animo teman-teman kita yang kebetulan terlahir sebagai anak dari orang bau tanah dengan harta berlimpah.

  2. Ingat suatu pepatah “Anak orang kaya punya dua pilihan yaitu mau bersantai dengan resiko hidup berserakan atau bekerja keras untuk menuai kesuksesan. sedangkan bagi anak orang miskin tidak ada pilihan lain kecuali bekerja keras sehingga peluang untuk sukses menjadi lebih besar”.

  3. Pikirkan untuk mencari ilmu sebanyak mungkin, alasannya yaitu harta sebanyak apapun kalau tidak disertai ilmu yang manis maka  akan cepat habis. sebaliknya meskipun tidak punya harta tapi punya ilmu manis maka harta bisa tiba apabila kita mengamalkan ilmu tersebut untuk memberi kemanfaatan bagi semua orang.

  4. Capai presatasi sebagus mungkin di sekolah sehingga punya peluang untuk memperoleh beasiswa pelajar berprestasi, kalau kemampuan tetap pas-pasan maka tidak perlu aib mengajukan beasiswa sebagai anak dari keluarga tidak mampu, anggap saja sedang berhutang dan nanti sehabis punya penghasilan sendiri maka bisa mengembalikanya kembali.

  5. Jika sekiranya orang bau tanah tidak bisa membiayai untuk melanjutkan ke akademi tinggi maka bisa mengambil alternatif sekolah di Sekolah Menengah kejuruan favorit, sehingga lulus bisa pribadi kerja, nah.. disitu bisa kerja sambil kuliah ekstensi pakai biaya sendiri, mahir kan 🙂

  6. Jika timbul rasa malas ketika meniti jalan usaha maka kobarkan semangat kembali, yakinkan pada diri bahwa usaha tersebut bukan hanya untuk pribadi tetapi akan kuat pada kehidupan istri, bawah umur kita nantinya dan orang-orang disekitar kita nantinya tidak terbebani namun sebaliknya kita bisa meringankan beban mereka.

  7. Pada ketika liburan sekolah, kalau umur kita sudah tergolong cukup umur contohnya siswa Sekolah Menengah kejuruan kelas 2 maka bisa memanfaatkan waktu liburan dengan ikut bekerja sebagai  kenek atau tukang bangunan, alasannya yaitu disitu kita bisa mencari pengalaman yang sangat berharga apabila suatu ketika nanti kita sudah berhasil membangun usaha sendiri contohnya mendirikan perusahaan kontraktor, alasannya yaitu kita tahu bagaimana rasanya bekerja sebagai tukang maka menjadi gampang dalam memanajemen pekerja bangunan nantinya.

  8. Ingat ilmu harus di imbangi dengan iman, sebesar apapun ilmu yang kita punya maka tidak akan pernah memperoleh kebahagiaan kalau tidak disertai dengan iman. mungkin harta berlimpah kita peroleh namun rasa ketenangan bisa jadi masih sangat jauh sehingga kita harus bekerja siang malam untuk menggapai impian tanpa tujuan yang jelas. oleh alasannya yaitu itu sangat manis apabila kita mendalami ilmu islam.


Mungkin itu dulu beberapa tips yang bisa penulis sampaikan, apabila ada yang mau protes, mengkritik atau hendak menambahkan masukan serta pengalaman maka kita terima dengan tangan terbuka dan hati lapang 🙂



Sumber www.ilmusipil.com


EmoticonEmoticon