Senin, 03 September 2018

Tips Menjaga Mesin Sidik Jari (Fingerprint)

Barang elektronik manapun tidak ada yang kebal, kalau sudah waktunya rusak, ya rusak. Tidak pandang seberapa mahal barang tersebut dan seberapa canggih ia bekerja. Meskipun demikian, kita sebagai user harus tetap menyelipkan perhatian kecil terhadap barang-barang tersebut. Misalnya, barang elektronik yang akan kita bahas pada artikel ini. It is fingerprint. Melihat mesin fingerperint tetap bekerja dengan baik tentu menjadi harapan para pemiliknya. Oleh alasannya ialah itu, beberapa langkah di bawah ini perlu Anda perhatikan jikalau menginginkan usia pakai yang usang pada mesin sidik jari (fingerprint) Anda. Sekali lagi, dengan menerapkan beberapa tips di bawah ini tidak berarti bahwa mesin fingerprint Anda akan terhindar dari kerusakan. Ya setidaknya kita sudah menjaganya dengan baik. Persoalan rusak dan tidaknya, itu sudah takdir Anda, wkwkwkwkwwk....

#1 Listrik
Listrik sebagai sumber daya utama pada mesin fingerprint harus stabil. Tegangan dihentikan naik turun apalagi jikalau colokan (terminal) yang Anda gunakan longgar. Pastikan bahwa charger mesin fingerprint tidak dicolok pada terminal yang sudah rusak. Rusak dalam arti, Anda menggoyang charger kiri-kanan-atas-bawah semoga charger bisa mengalirkan daya ke mesin fingerprint. Jika diperlukan, buatlah colokan (terminal) gres khusus untuk mesin sidik jari Anda.

Beberapa problem yang sanggup timbul jikalau sumber daya listrik tidak stabil atau bagus, diantaranya: 1) charger cepat rusak. Masalah ini hampir sering ditemukan di lapangan. Pada situasi tertentu, charger-nya bagus, tetapi daya yang dihantar tidak semaksimal yang dibutuhkan mesin fingerprint. Akibanya, kadang-kadang mesin berkedip-kedip dan tidak sanggup menyala/hidup. Selain itu, mesin fingerprint kadang-kadang mengeluarkan suara menyerupai orang sedang scan finger, padahal nyatanya tidak demikian. Atau, bahasa mesin tiba-tiba bermetamorfosis bahasa negara lain yang tidak dipahami. 2) sensor mesin untuk mendeteksi/membaca jari melemah. Ada kalanya, ketika kita melaksanakan scan finger, mesin tidak merespon sama sekali dan ada kalanya juga merespon. Hal ini terjadi alasannya ialah sensor mesin sudah mulai kalah (menuju rusak). Penyebabnya yakni tegangan yang masuk ke mesin tidak stabil, semisal lampu sering tiba-tiba padam dan itu sifatnya berkelanjutan. Kalau sudah menyerupai ini, silakan hubungi Costumer Care SPC fingerprint atau kunjungi website resminya untuk diperbaiki/digantikan.

#2 User
Pengguna yang bukan admin, jangan sekali-sekali mengoprek-oprek mesin fingerprint. Pada ketika jarinya didaftar, pastikan sisi-sisi jari terbaca oleh mesin. Caranya, jari harus diangkat ketika pesan konfirmasi (#1, #2, dan #3) muncul dan angkat jari dan ubah/pindahkan sisi jari ke posisi yang lain. Ini dilakukan semoga ketika user melaksanakan scan finger, mesin tidak kesulitan membaca jari sehingga tidak harus mengulang-ulang (coba lagi, coba lagi, coba lagi, please try again, please try again ...). User disarankan untuk tidak terlalu menekan mesin ketika scan finger. Artinya, tidak perlu memakai tenaga yang ekstra hanya untuk scan, tetapi cukup dengan menyentuhnya sebentar saja. Jika semua sisi jarinya terbaca, sepelan apapun Anda melekat jari ke mesin, mesin akan dengan cepat mengenal/membaca jari Anda.



==========
Author:
ariesrutung95

Sumber http://ariesrutung.blogspot.com


EmoticonEmoticon